detikBali

Siswa SD di Ngada Gantung Diri, Ketua DPD RI: Ini Tanggung Jawab Bersama

Terpopuler Koleksi Pilihan

Siswa SD di Ngada Gantung Diri, Ketua DPD RI: Ini Tanggung Jawab Bersama


Tim detikBali - detikBali

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin. (Istimewa)
Foto: Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin. (Istimewa)
Denpasar -

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengaku sangat terpukul dan berduka atas kabar seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa tenggara Timur (NTT), yang bunuh diri karena tidak dibelikan buku tulis oleh sang Ibu.

Menurut Sultan, peristiwa tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang seharusnya menjadi refleksi bersama. Ia menilai kasus ini tidak bisa dilihat sebagai kesalahan individu semata, melainkan akibat dari kelalaian kolektif dalam melindungi tumbuh kembang anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebagai bangsa kita patut berduka dan prihatin dengan peristiwa yang tragis ini. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga, agar lebih serius memberikan perhatian pada pertumbuhan dan perkembangan mental serta pemenuhan sarana dan fasilitas pendidikan anak-anak di manapun berada," ujar Sultan melalui siaran pers, Kamis (5/2/2026).

Sultan menegaskan bahwa tanggung jawab membina dan melindungi anak Indonesia tidak hanya berada di pundak orang tua dan guru, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

ADVERTISEMENT

"Terutama bagi masyarakat setempat, juga tentunya pemerintah desa sebagai pelaksana pemerintahan di tingkat paling bawah," terang Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu.

Ia menambahkan, banyak hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa ini, salah satunya pentingnya dukungan masyarakat terhadap berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

"Sebagai hikmahnya, mari kita dukung bersama program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas SDM Anak Indonesia, baik program MBG, Sekolah Rakyat, serta beasiswa pendidikan bagi Siswa Sekolah Dasar dan menengah," ungkapnya.

Oleh Karena itu, lanjut Sultan, ia mendorong pemerintah untuk fokus memberikan perhatian pada daerah tertinggal dalam merealisasikan program tersebut.

"Pastikan tidak satu pun anak Indonesia yang tidak tersentuh program-program pemerintah yang penting ini. Agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali di masa depan," tutupnya.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads