detikBali
Nasional

Edy Setyanto Dinonaktifkan dari Jabatan Kapolresta Sleman

Terpopuler Koleksi Pilihan
Nasional

Edy Setyanto Dinonaktifkan dari Jabatan Kapolresta Sleman


Rumondang Naibaho - detikBali

Kapolresta Sleman Kombes Edy SEW saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait proses disposal bom mortir yang ditemukan di halaman rumah warga di Sleman, Senin (11/8/2025)
Foto: Kapolresta Sleman Kombes Edy SEW saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait proses disposal bom mortir yang ditemukan di halaman rumah warga di Sleman, Senin (11/8/2025). (Jauh Hari Wawan S/detikJogja)
Jakarta -

Kombes Edy Setyanto Erning Wibowo dinonaktifkan dari jabatan Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Sleman, Yogyakarta. Pemberhentian itu buntut kasus penetapan tersangka Hogi Minaya terkait dua pelaku jambret tewas.

Penonaktifkan Edy dari jabatan Kapolresta Sleman diungkapkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Hubungan Masyarakat (Divhumas) Polri, Brigjen Trunoyudo Wisno Andiko.

"Polri menonaktifkan sementara Kapolresta Sleman berdasarkan rekomendasi hasil audit dengan tujuan tertentu (ADTT) yang dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta," kata Trunoyudo, Jumat (30/1/2026) dilansir dari detikNews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trunoyudo menjelaskan dalam audit tersebut ditemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan. Sehingga, proses penyidikan menimbulkan kegaduhan di masyarakat serta berdampak pada menurunnya citra Polri.

ADVERTISEMENT

Hasil audit juga telah digelarkan, dalam gelar seluruh peserta sepakat merekomendasikan penonaktifan Kapolresta Sleman untuk sementara waktu hingga pemeriksaan lanjutan selesai dilaksanakan. Langkah itu sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas institusi.

"Penonaktifan sementara ini dilakukan semata-mata untuk menjamin objektivitas pemeriksaan lanjutan serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan," jelas Trunoyudo.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!




(hsa/hsa)










Hide Ads