Paolo Zampolli ngotot meminta agar Iran dicoret dalam ajang Piala Dunia 2026. Utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu menilai Italia berpeluang besar menggantikan Iran.
Dilansir dari detikSport, Zampolli kembali menjelaskan niatnya untuk melobi FIFA agar mengganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026. Ia mengaku akan bertemu dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira ada peluang lebih dari 50 persen Italia akan berpartisipasi di Piala Dunia," kata Paolo Zampolli kepada RAI GR Parlamento yang dikutip Football-Italia.
"Saya akan bertemu Gianni Infantino di Miami untuk balapan GP Formula 1 akhir pekan ini. Tidak boleh ada Piala Dunia tanpa Italia, keputusan ada di tangan Infantino dan Trump," imbuh pria asal Italia itu.
Diketahui, partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 hingga kini terus dipertanyakan. Meski Iran menegaskan akan tampil di ajang sepakbola paling bergengsi itu, tetapi hubungan mereka dengan AS semakin memanas akibat perang.
Sementara Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Azzurri disingkirkan Bosnia & Herzegovina di playoff, awal bulan ini. Untuk ketiga kalinya secara beruntun Italia takkan tampil di ajang tersebut.
Piala Dunia 2026 akan digelar di AS, Juni mendatang. AS menjadi tuan rumah bersama Meksiko dan Kanada.
Situasi itulah yang coba dimanfaatkan AS. Paolo Zampolli sendiri beberapa waktu lalu bikin heboh seusai mengaku akan melobi FIFA untuk membawa Italia main di Piala Dunia.
Sebelumnya, FIFA dengan tegas mengatakan Iran adalah peserta Piala Dunia 2026. BBC melaporkan FIFA sama sekali tidak berencana mencoret Iran dan tetap berharap negara itu tampil di Piala Dunia 2026.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!
(iws/iws)