detikBali
Badung

Gerai ACK Bualu Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Terpopuler Koleksi Pilihan
Badung

Gerai ACK Bualu Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Gas


Fabiola Dianira - detikBali

Kebakaran di Outlet ACK Bualu Jalan Kurusetra, Benoa, Kuta Selatan, Badung, Selasa (20/1/2026).
Kebakaran dioutlet ACK Bualu Jalan Kurusetra, Benoa, Kuta Selatan, Badung, Selasa (20/1/2026). (Foto: dok. Polsek Kuta Selatan)
Badung -

Gerai makanan cepat saji ACK Bualu di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, mengalami kebakaran, tadi siang, sekitar pukul 12.45 Wita. Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas.

"Memang benar telah terjadi kebakaran pada sebuah restoran siap saji yang mana terjadinya kebakaran disebabkan oleh Gas LPG yang menyambar api dari kompor lainnya," ujar salah satu staf humas Polsek Kuta Selatan, Agus Putra, seizin Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Jumat (20/1/2026).

Salah satu karyawan ACK Bualu, Meilani Ayu Andira, menuturkan saat kejadian ia berada di dalam outlet dan tengah mempersiapkan nasi. Pada saat yang sama, salah seorang rekannya memastikan tabung gas telah terpasang dengan baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak berselang lama, api dari dry fryer tiba-tiba menyembur keluar dan langsung merambat ke area bangunan outlet. Melihat kondisi tersebut, Meilani bersama karyawan lainnya segera keluar untuk menyelamatkan diri.

ADVERTISEMENT

Mereka juga menghubungi pihak owner untuk menginformasikan peristiwa kebakaran tersebut. Tidak ada upaya pemadaman awal yang dilakukan karena api dengan cepat membesar.

Pegawai lainnya, Komang Mely Kartari, turut membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan kebakaran bermula dari kebocoran gas yang kemudian tersambar api dari dry fryer hingga menjalar ke seluruh area outlet.

Adapun barang-barang yang terbakar meliputi satu bangunan outlet ACK beserta isinya, dua unit kompor ayam, satu kompor dua tungku, satu rice cooker, tiga unit freezer, dua unit showcase, satu brankas uang, serta satu unit mesin kasir berikut uang tunai.

"Mengingat sebagian besar barang-barang di lokasi kejadian terbuat dari bahan yang mudah terbakar menyebabkan api cepat membesar membakar barang-barang tersebut," jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp 500 juta.




(dpw/dpw)










Hide Ads