detikBali

Dewa Jack Bakal Surati Parpol Jika Kader Bolos Rapat Paripurna

Terpopuler Koleksi Pilihan

Dewa Jack Bakal Surati Parpol Jika Kader Bolos Rapat Paripurna


Rizki Setyo Samudero - detikBali

Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. (Foto: Riizki Setyo/detikBali)
Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack. (Foto: Riizki Setyo/detikBali)
Denpasar -

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack akan menyurati partai politik (parpol) agar menegur kader yang bolos rapat paripurna. Sesuai tata tertib, Dewa Jack berujar, anggota dewan maksimal tidak mengikuti rapat paripurna sebanyak tiga kali berturut-turut.

"Kami serahkan kepada DPD partai masing-masing. Karena ini fraksi, bukan di DPRD yang mengadili. Nanti kami akan surati DPD partai masing-masing," kata Dewa Jack usai Rapat Paripurna DPRD Bali di Kantor Gubernur Bali, Selasa (20/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, delapan dari total 55 anggota dewan absen dalam rapat paripurna DPRD Bali hari ini. Adapun, satu anggota DPRD Bali dari Partai Gerindra masih dalam tahap penggantian antarwaktu (PAW) setelah I Nyoman Ray Yusha meninggal dunia pada Oktober 2025.

Saat memimpin rapat paripurna hari ini, Dewa Jack mengawali dengan melakukan absensi jumlah anggota masing-masing fraksi yang tidak hadir. Biasanya, absensi dilakukan dengan menyebutkan jumlah yang hadir saja.

ADVERTISEMENT

"Dengan adanya absensi ini, mudah-mudahan semua aware bahwa pentingnya kita dalam setiap sidang hadir," imbuh politikus PDIP itu.

Gubernur Bali Wayan Koster juga menyinggung absensi lengkap setiap fraksi saat rapat paripurna DPRD Bali hari ini. Menurut Koster, absensi penting untuk memastikan rapat kuorum. Menurutnya, hal serupa juga pernah dilakukan saat dirinya masih menjadi anggota DPR RI.

"Di DPR RI itu setiap rapat paripurna selalu diawali dengan kuorum kuota yang hadir dan jumlah fraksi yang hadir. Jadi ketahuan siapa yang rajin siapa yang malas," ungkap Koster.

"Kalau sampai empat kali berturut-turut tidak hadir, itu diberikan sanksi," imbuh gubernur Bali dua periode itu.




(iws/iws)










Hide Ads