Presiden Iran Bicara Perang Total Jelang Pertemuan Trump dan Netanyahu

Presiden Iran Bicara Perang Total Jelang Pertemuan Trump dan Netanyahu

Tim detikBali - detikBali
Senin, 29 Des 2025 08:11 WIB
Presiden Iran Bicara Perang Total Jelang Pertemuan Trump dan Netanyahu
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Foto: Hayk Baghdasaryan/Photolure via REUTERS/ File Photo Purchase Licensing Rights)
Denpasar -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian melontarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi negaranya yang disebut sedang berada dalam situasi perang. Ia menyatakan Iran kini menghadapi perang total melawan Amerika Serikat (AS), Israel, dan negara-negara Eropa.

Melansir detikNews, Senin (29/12/2025), pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian menjelang pertemuan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dengan Presiden AS Donald Trump yang dijadwalkan berlangsung pada hari ini. Dalam pernyataannya, Pezeshkian menuding pihak-pihak tersebut terus berupaya menciptakan ketidakstabilan di Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pezeshkian menyampaikan pandangannya itu melalui situs Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Ia menilai kondisi perang yang dihadapi Iran saat ini jauh lebih buruk dibandingkan perang Iran-Irak pada dekade 1980-an.

"Kami berada dalam perang skala penuh dengan Amerika Serikat, Israel, dan Eropa, mereka tidak menginginkan negara kami tetap stabil," kata Pezeshkian.

ADVERTISEMENT

Masoud menilai perang yang dilancarkan Barat terhadap Iran bersifat lebih rumit dan sulit. Ia membandingkannya dengan perang Iran-Irak pada 1980-an yang menewaskan lebih dari 1 juta orang di kedua pihak.

Pernyataan tersebut disampaikan dua hari sebelum rencana pertemuan antara Trump dan Netanyahu dalam kunjungan Netanyahu ke AS. Iran diperkirakan akan menjadi salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Serangan Israel dan negeri Paman Sam terhadap Iran yang terjadi selama perang udara selama 12 hari pada Juni lalu menewaskan hampir 1.100 warga Iran, termasuk para komandan militer senior dan ilmuwan nuklir. Sebagai balasan, rentetan serangan rudal Iran menewaskan 28 orang di Israel.

Apakah Iran Akan Dibahas Trump dan Netanyahu?

Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Donald Trump di Florida pada Senin (29/12). Kunjungan tersebut salah satunya akan membahas langkah lanjutan dari rencana gencatan senjata Gaza yang rapuh.

Dilansir AFP, Minggu (28/12), pertemuan ini akan menjadi kunjungan kelima Netanyahu dengan sekutu utamanya, Trump, di Amerika Serikat sepanjang tahun ini. Perjalanan itu dilakukan di tengah dorongan pemerintahan Trump dan mediator regional untuk melanjutkan ke tahap kedua gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Baca juga: Trump Si Koboi

Seorang pejabat Israel mengatakan Netanyahu akan berangkat ke AS pada 28 Desember dan bertemu Trump sehari kemudian di Florida, tanpa merinci lokasi pertemuan.

Pada pertengahan Desember, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Netanyahu kemungkinan akan mengunjunginya di Florida selama liburan Natal. "Dia ingin bertemu saya. Kami belum mengaturnya secara resmi, tetapi dia ingin bertemu saya," kata Trump sebelum berangkat ke resor Mar-a-Lago miliknya.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pada Rabu (24/12) bahwa sejumlah isu regional diperkirakan akan dibahas, termasuk Iran, pembicaraan perjanjian keamanan Israel-Suriah, gencatan senjata dengan Hizbullah di Lebanon, serta tahap selanjutnya dari kesepakatan Gaza.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Netanyahu Mau Kasih Trump Penghargaan: Belum Pernah Diberi ke Non-Israel"
[Gambas:Video 20detik]
(dpw/dpw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads