Heboh Penumpang Pelabuhan Padangbai-Nusa Penida Tak Boleh Menyeberang

Heboh Penumpang Pelabuhan Padangbai-Nusa Penida Tak Boleh Menyeberang

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Sabtu, 01 Okt 2022 19:02 WIB
Kapal KMP Nusa Jaya Abadi jurusan Padangbai-Nusa Penida saat sandar di Pelabuhan Padangbai
Kapal KMP Nusa Jaya Abadi jurusan Padangbai-Nusa Penida saat sandar di Pelabuhan Padangbai. Foto: I Wayan Selamat Juniasa
Karangasem -

Beredar video salah seorang penumpang yang tidak diketahui identitasnya protes karena tidak diizinkan menyeberang di Pelabuhan Padangbai, Karangasem menuju Nusa Penida, Klungkung viral di media sosial. Terkait dengan viralnya video tersebut operator kapal KMP Nusa Jaya Abadi jurusan Nusa Penida memberikan klarifikasi.

Operator kapal KMP Nusa Jaya Abadi jurusan Nusa Penida I Gede Samiyasa mengatakan video tersebut diambil pada Selasa (27/9/2022) dan terkait dengan video tersebut sebenarnya terjadi mis komunikasi dari penumpang yang bersangkutan. Karena sebenarnya sistem penyeberangan kapal jurusan Padangbai-Nusa Penida tidak sama dengan Padangbai-Lembar maupun penyeberangan lainnya.

"Kapal jurusan Padangbai-Nusa Penida menggunakan sistem antre bagi kendaraan roda empat. Jadi jika hari ini beli tiket, 2-3 hari baru bisa menyeberang dan di dalam tiket tersebut sudah tertera kapan penumpang tersebut baru bisa menyeberang," kata Samiyasa saat ditemui detikBali di Pelabuhan Padangbai, Sabtu (1/10/2022).


Hal tersebut dilakukan karena kapasitas kapal dalam 1 trip hanya mampu muat 18 kendaraan roda empat, 5 untuk kendaraan pribadi, 5 lagi untuk kendaraan barang sedangkan sisanya lagi 8 untuk kendaraan jenis truk. Jadi seluruh kendaraan roda empat yang akan menyeberang harus antre karena dalam sehari hanya ada 2 trip kapal dari Padangbai-Nusa Penida sedangkan yang antre sekitar 30-50 kendaraan roda empat tiap harinya.

"Sedangkan penumpang tersebut hari ini beli tiket maunya harus hari ini bisa menyeberang. Saat kita berikan penjelasan penumpang tersebut justru marah-marah dan tetap mau menyeberang. Jika penumpang tersebut saya berikan menyeberang, yang sudah antre sejak 2 hari yang lalu pasti protes ke saya," jelas Samiyasa.

Selain itu, para sopir kendaraan yang sudah antre sejak 2 hari yang lalu juga sempat memberikan penjelasan. Tapi penumpang tersebut tetap ngeyel pengen menyeberang saat itu juga.

Padahal barang yang dibawa penumpang tersebut bukanlah barang kebutuhan yang mendesak yaitu alat-alat untuk villa. Sedangkan kendaraan yang antre lebih dulu ada yang membawa logistik, buah-buahan dan yang lainnya.

"Untuk kendaraan roda empat kapal kami ini memang hanya mampu menampung sedikit tapi kalau penumpang orang bisa menampung hingga 82 orang dan tiap harinya masih jauh paling kita hanya dapat 20-30 orang dalam sekali trip," ujar Samiyasa.

Karena penumpang tersebut tetap tidak diizinkan untuk menyeberang akhirnya ia memutuskan untuk putar balik.

Sementara itu, salah seorang sopir kendaraan pribadi yang akan menyeberang ke Nusa Penida, Solihin (46) juga membenarkan aturan menyeberang dari Padangbai-Nusa Penida jika membawa kendaraan roda empat memang harus antre tidak bisa langsung menyeberang.

"Saya sudah antre sejak 2 hari yang lalu di sini dan besok baru bisa menyeberang karena itu memang sudah aturannya sejak dulu, harus antre karena sudah ada kendaraan yang antre lebih dulu di sini. Sedangkan penumpang tersebut mungkin tidak tahu aturan itu jadi sekarang beli tiket sekarang juga mau menyeberang," kata Solihin.



Simak Video "Heboh Pamungkas Lakukan Aksi Tak Senonoh di Panggung"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/irb)