Satgas Ungkap Rencana Pemberian Vaksin COVID-19 ke Anak di Bawah 6 Tahun

Satgas Ungkap Rencana Pemberian Vaksin COVID-19 ke Anak di Bawah 6 Tahun

Tim detikHealth - detikBali
Sabtu, 27 Agu 2022 04:55 WIB
Ilustrasi vaksin covid-19 booster anak
Foto: ilustrasi Vaksinasi COVID-19 (Getty Images/iStockphoto/Sasiistock)
Jakarta -

Juru bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan soal rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyediakan vaksin COVID-19 bagi anak di bawah 6 tahun. Ia mengatakan sangat mendukung segala upaya perlindungan dari COVID-19 yang dilakukan pemerintah Indonesia.

"Pada prinsipnya, satgas mendukung upaya-upaya perlindungan dari COVID-19 untuk seluruh lapisan usia, termasuk vaksinasi bagi anak di bawah 6 tahun," beber Wiku dalam konferensi pers, Jumat (26/8/2022), dikutip dari detikHealth.

"Sebagai informasi, vaksin untuk anak di bawah 6 tahun sedang diproses kelengkapan datanya untuk mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga sampai saat ini vaksinasinya belum dijalankan," lanjutnya.


Menurut Wiku, vaksin COVID-19 untuk anak di bawah 6 tahun ini baru bisa diberikan jika Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM sudah dikeluarkan.

"Vaksinasi baru akan bisa dijalankan jika sudah adanya Emergency Use Authorization yang dikeluarkan," kata Wiku.

Sebelumnya, Kepala BPOM RI Penny K Lukito mengungkapkan vaksin untuk kelompok anak usia di bawah 6 tahun, yakni Pfizer dan Sinovac, tengah disiapkan. Untuk vaksin Pfizer, sudah mendapatkan EUA dari Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA AS).

Sementara vaksin Sinovac juga masih dalam tahap proses, meski sudah mendapatkan hasil uji klinis. Sampai saat ini, pihaknya masih terus mengumpulkan kelengkapan datanya untuk mendapat EUA.

"Vaksin di bawah 6 tahun kita sedang berproses pengadaannya, karena yang baru diizinkan itu adalah Pfizer. Jadi kan ada satu Pfizer sudah EUA dari FDA AS untuk anak di bawah 5 tahun itu sudah ada," tuturnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (26/8/2022).

"Ada juga Sinovac sedang berproses, hasil uji klinis sudah ada. Kami masih membutuhkan proses kelengkapan untuk mendapatkan EUA untuk kegunaan usia di bawah 6 tahun," lanjutnya.



Simak Video "Kondisi Covid-19 Sejumlah Negara di Tengah Wacana Akhir Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)