Terungkap! Alasan Anak Vespa Bawa Tumpukan Botol Plastik Kosong

Miechell Octovy Koagouw - detikBali
Jumat, 10 Jun 2022 20:24 WIB
Salah satu anggota komunitas vespa di camping ground Vespa World Day 2022 di Pantai Pandawa, Kutuh, Kuta Selatan, Jumat (10/6/2022).
Foto: Salah satu anggota komunitas vespa di camping ground Vespa World Day 2022 di Pantai Pandawa, Kutuh, Kuta Selatan, Jumat (10/6/2022). (Miechell Octovy Koagouw/detikBali)
Badung -

Banyak fenomena menarik dalam perhelatan Vespa World Day (VWD) 2022 di Nusa Dua, Bali, salah satunya terungkap di balik kebiasaan anggota komunitas vespa yang kerap membawa tumpukan botol plastik bekas air mineral. Menurut data yang dihimpun detikBali dari beberapa komunitas vespa di camping ground VWD 2022, Pantai Pandawa, Kutuh, Kuta Selatan, ada tiga alasan kenapa mereka membawa botol-botol air mineral kosong itu.

Komunitas vespa pertama yang ditemui mengatakan, kegunaan mereka membawa botol kosong bekas air mineral adalah untuk keperluan stok bensin dalam perjalanan. "Ini untuk keperluan stok bensin sebagai antisipasi supaya tidak kerepotan saat kesulitan menemukan pom bensin dalam perjalanan," sebut Pakol, anggota komunitas vespa dari Batu, Malang, Jawa Timur, di Pantai Pandawa, Bali, Jumat (10/6/2022).

Selanjutnya, komunitas vespa asal Lamongan dan Gresik melalui anggota bernama Habib mengutarakan, botol-botol kosong tersebut sebenarnya sampah yang dibuang masyarakat ke jalan raya, lantas dipungut agar jalanan aman dari benda-benda yang dapat mencelakai pengendara sepeda motor.


"Sampah botol plastik kosong itu kami pungut dari jalan raya. Supaya jalanan bersih dari sampah, dan pengendara sepeda motor aman, jalanan pun bersih dari sampah," sebut Habib kepada detikBali.

Terakhir, Mboni anggota komunitas vespa asal Bojonegoro, Jawa Timur mengutarakan, ia dan rekan-rekannya kerap mengumpulkan botol plastik kosong untuk keperluan isi ulang air minum di warung makan atau jadi wadah minum kopi kala beristirahat ketika touring.

"Kalau kehabisan uang, kami bisa beli air putih di warung semisal sepuluh botol lima ribu rupiah. Dan juga dapat kami gunakan sebagai tempat kopi untuk di perjalanan. Itu kegunaan utamanya selama ini," ujar Mboni.

Meski kebutuhan wadah air minum menjadi alasan utama, ia juga mengatakan, terkadang botol-botol tersebut dapat digunakan sebagai tempat isi ulang bensin sebagai antisipasi darurat jika vespa yang mereka kendarai mulai kehabisan bensin sementara SPBU atau penjual bensin eceran sulit ditemui.

"Tapi cium dulu aroma botolnya sebelum mengisi. Jangan sampai botol bensin diisi air minum atau sebaliknya. Kalau tertukar, itu berbahaya," kata Mboni sedikit berseloroh.



Simak Video "Muatannya di KMP Nusa Dua Rusak, Para Penumpang Merugi"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)