Hilang Saat Cari Pakan Sapi, Petani di Nusa Penida Ditemukan Tewas

Sui Suadnyana - detikBali
Senin, 09 Mei 2022 15:32 WIB
Evakuasi jenazah petani hilang saat mencari pakan sapi di Nusa Penida.
Evakuasi jenazah petani hilang saat mencari pakan sapi di Nusa Penida. (Foto: Dok. Polres Klungkung)
Klungkung -

Seorang petani dari Banjar Pelilit, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung bernama I Made Rajeng (77) hilang saat mencari makanan sapi di kebunnya dekat pantai. Ia kemudian ditemukan tewas terdampar.

Jenazah petani tersebut ditemukan terdampar di Pantai Suwehan Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah tersebut.

"Evakuasi mayat yang ditemukan di Pantai Suwehan adalah korban yang hilang saat mencari makanan sapi di kebunnya yang dekat dengan pantai," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Klungkung Iptu Agus Widiono dalam keterangannya kepada detikBali, Senin (9/5/2022).


Polisi awalnya menerima laporan dari masyarakat bahwa terdapat mayat yang tergeletak di pinggir Pantai Swehan, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Laporan diterima pada Senin (9/5/2022) sekitar pukul 09.00 WITA.

Tim kemudian tiba di Pantai Suwehan sekitar pukul 11.00 WITA dan menemukan seorang mayat laki-laki terdampar di sana. Mereka kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah tersebut.

Evakuasi terhadap jenazah awalnya akan dilakukan dari darat, namun medan yang dilalui terlalu ekstrem. Karena itu, tim melakukan tindakan evakuasi lewat laut dengan menggunakan tradisional boat (jukung).

"Evakuasi dilakukan dengan cara menarik korban dengan tali menuju jukung tersebut. Hal tersebut dilakukan karena jukung tersebut tidak dapat menepi karena ombak besar dan batu karang yang tajam di sekitarnya," jelas Agus.

Setelah perjalanan sekitar 45 menit lewat laut, jenazah kemudian diturunkan di sekitar pinggir Pantai Banjar Karang Sari, Desa Suana dengan berkoordinasi dengan prajuru setempat.

Dari pantai tersebut, korban dibawa menuju ke Rumah Sakit Pratama dengan menggunakan kendaraan ambulans bersama keluarga.

Jenazah kemudian tiba di Rumah Sakit Pratama sekitar pukul 11.30 WITA. Dari sana, pihak keluarga mengenali identitas jenazah memang benar bernama I Made Rajeng yang hilang saat mencari makanan sapi di kebunnya yang dekat dengan Pantai Pelilit.

"Dari pihak keluarga korban membenarkan hal tersebut selanjutnya korban akan dibawa pulang pada hari ini untuk dilakukan proses adat setempat," terang Agus.

Adapun tim gabungan yang terlibat dalam evakuasi jenazah yakni dari kepolisian 5 orang, TNI 4 orang, Basarnas 5 orang, BPBD 3 orang dan warga setempat 20 orang.



Simak Video "Prestasi Rima Melati: Menang FFI hingga Festival Film Asia Pasifik"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)