Anggaran Badung Minim, Bonus Atlet Peraih Emas Terancam Dipangkas

Agus Eka - detikBali
Senin, 18 Apr 2022 21:07 WIB
Ilustrasi THR
ilustrasi uang. (Foto: Muhammad Ridho)
Badung -

Besaran bonus yang diterima atlet kontingen Kabupaten Badung di ajang Porprov Bali XV Tahun 2022 ini sepertinya akan menurun. Sebabnya, KONI Badung diberi anggaran Rp 27 miliar pada tahun ini.

Anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Badung ini disebut tidak terlalu besar untuk menghadapi Porprov yang digelar secara gotong royong di masing-masing kabupaten/kota pada November 2022 nanti. Sebab dana itu sebagian juga dipakai untuk kebutuhan operasional sekretariat KONI.

Bonus bagi para atlet penyumbang medali pun kena imbas keterbatasan anggaran. Meski begitu, KONI Badung patut bersyukur dengan anggaran yang tergolong minim, tetap konsisten ikut di semua cabang olahraga (cabor).


Ketua Umum KONI Kabupaten Badung, Made Nariana mengakui, dukungan dana sebesar Rp 27 miliar itu dipakai membiayai persiapan hingga perhelatan, termasuk bonus atlet.

Nariana juga menghitung ada penurunan sekitar Rp 35 juta dibandingkan bonus Porprov Bali sebelumnya.

"Saat Porprov di Tabanan, bonus peraih emas saja bisa Rp 65 juta tiap orang peraih emas. Sekarang turun. Peraih emas Rp 30 juta, kemudian perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 15 juta. Tapi jangan sampai ini menjadikan patah semangat," kata Nariana, Senin, 18 April 2022.

KONI Kabupaten Badung sudah mengerahkan seluruh cabor menyiapkan tim secara bertahap. Hingga pada Mei mendatang, KONI sudah menerima tim definitif yang akan bertanding di 42 cabor. Pihaknya berambisi untuk memborong emas seperti di Tabanan.

Dia optimis, kontingen Badung mampu mengunci posisi juara umum seperti Porprov sebelumnya dengan raihan 157 emas. Terpaut 50 medali dari emas yang diraih sang rival, Denpasar dengan raihan 107 emas.

"Tahun 2019 lalu adalah juara umum yang fantastis. Jarang unggul 50 emas lebih banyak. Sebelumnya hanya terpaut 2-10 keping dari pesaing. Tahun ini kami harus optimal walaupun anggaran minim akibat pandemi COVID-19," pungkas Nariana.



Simak Video "Kemensos Akan Beri Baksos untuk Anak Yatim Rp 200.000 Per Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)