detikBali

Kemendagri Beri Penghargaan ke Pemda Berprestasi di Jawa-Bali

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kemendagri Beri Penghargaan ke Pemda Berprestasi di Jawa-Bali


Fabiola Dianira - detikBali

Mendagri Tito Karnavian dalam acara Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Batch 2 Tahun 2026 Region II Jawa-Bali di Nusa Dua, Jumat (28/8/2026).
Mendagri Tito Karnavian dalam acara Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Batch 2 Tahun 2026 Region II Jawa-Bali di Nusa Dua, Jumat (28/8/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah (pemda) berprestasi di Jawa dan Bali. Penghargaan diberikan dalam empat kategori, mulai dari program 3 juta rumah hingga pengelolaan sampah dan lingkungan.

Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Batch 2 Tahun 2026 Region II Jawa-Bali di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Jumat (28/8/2026) malam.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan penghargaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari Jumat tanggal 28 Agustus 2020 malam, jam 19.30 tadi sudah dimulai acara pemberian penghargaan kepada kepala daerah yang berprestasi di klaster Jawa-Bali," ujarnya, Jumat (28/8/2026).

Empat kategori yang dinilai yakni Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.

ADVERTISEMENT

Tito mengatakan empat kategori tersebut dipilih karena berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat serta upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup warganya.

"Mulai masalah daerah, kepala daerah yang paling pro kebijakan untuk mendukung iklim perumahan masyarakat. Kemudian, yang kedua adalah akses pendidikan, itu dasar sekali. Akses kesehatan untuk masyarakat juga sangat mendasar, dan yang keempat adalah masalah pengelolaan sampah. Artinya kebersihan, kelestarian, kenyamanan, keindahan lingkungan masing-masing," jelasnya.

Dalam setiap kategori, penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Untuk tingkat kabupaten dan kota masing-masing terdapat tiga pemenang, sedangkan tingkat provinsi terdapat dua pemenang.

Tito mengatakan penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga dapat berupa insentif bagi daerah berprestasi. Namun, pada batch kedua ini, bentuk penghargaan dikurangi dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran dari Kementerian Keuangan.

"Ada yang berbentuk insentif fiskal, ada juga yang berbentuk kuota rumah bedah rumah dari Kementerian Perumahan," katanya.

Daftar Pemda Penerima Penghargaan

Berikut daftar pemerintah daerah penerima penghargaan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2026 Region II Jawa-Bali:

1. Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah

• Tingkat Provinsi:
A. Provinsi Jawa Barat
B. Provinsi Banten

• Tingkat Kabupaten:
A. Kabupaten Banyuwangi
B. Kabupaten Kuningan
C. Kabupaten Madiun

• Tingkat Kota:
A. Kota Bogor
B. Kota Surabaya
C. Kota Cilegon

2. Kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan

• Tingkat Provinsi:
A. Provinsi Bali
B. Provinsi DKI Jakarta

• Tingkat Kabupaten:
A. Kabupaten Rembang
B. Kabupaten Bantul
C. Kabupaten Klungkung

• Tingkat Kota:
A. Kota Mojokerto
B. Kota Tegal
C. Kota Surabaya

3. Kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan

• Tingkat Provinsi:
A. Provinsi D.I. Yogyakarta
B. Provinsi Bali

• Tingkat Kabupaten:
A. Kabupaten Ponorogo
B. Kabupaten Kulon Progo
C. Kabupaten Magetan

• Tingkat Kota:
A. Kota Salatiga
B. Kota Blitar
C. Kota Madiun

4. Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

• Tingkat Provinsi:
A. Provinsi Jawa Timur
B. Provinsi Jawa Tengah

• Tingkat Kabupaten:
A. Kabupaten Wonosobo
B. Kabupaten Sidoarjo
C. Kabupaten Ciamis

• Tingkat Kota:
A. Kota Malang
B. Kota Blitar
C. Kota Surabaya

Selain sebagai bentuk apresiasi, Tito menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kepala daerah se-Jawa-Bali untuk bertemu dan bertukar pengalaman.

Tito berharap penghargaan tersebut dapat mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja. Sementara daerah yang belum mendapatkan penghargaan diharapkan dapat memperbaiki kinerjanya untuk mengikuti penilaian berikutnya.

"Harapan kita dengan acara ini, rekan-rekan yang menang mereka akan lebih semangat lagi dan bagi yang belum beruntung ya termotivasi untuk mau memperbaiki dan juga untuk memenangkan lomba berikutnya. Kira-kira seperti itu," tutupnya.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads
LIVE