detikBali

Serunya Bule-bule Ikut Lomba Makan Kerupuk di Pantai Legian

Terpopuler Koleksi Pilihan

Serunya Bule-bule Ikut Lomba Makan Kerupuk di Pantai Legian


Fabiola Dianira - detikBali

Sejumlah WNA antusias mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Pantai Legian, Senin (18/7/2026).
Foto: Sejumlah WNA antusias mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Pantai Legian, Senin (18/7/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Sejumlah warga negara asing (WNA) turut menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Pantai Legian, Badung, Senin (17/8/2026). Mereka terlihat antusias mengikuti berbagai lomba khas 17 Agustus.

Berbagai perlombaan digelar, mulai dari makan kerupuk, memasukkan pensil ke botol, balap karung, membawa kelereng hingga tarik tambang. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh komunitas Bali Friendship, namun terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut merayakan kemerdekaan.

Perlombaan dimulai sekitar pukul 16.30 Wita dengan lomba makan kerupuk. Setelah itu, peserta mengikuti lomba memasukkan pensil ke botol. Suasana semakin semarak saat lomba membawa kelereng dan balap karung digelar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puncaknya adalah lomba tarik tambang yang diikuti secara berkelompok. Para peserta tampak bersemangat hingga beberapa di antaranya terjatuh. Teriakan dukungan dan tawa pun terdengar saat masing-masing tim berusaha menyiapkam strategi untuk menang.

ADVERTISEMENT

Peter James, penyelenggara acara sekaligus pengurus komunitas Bali Friendship, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar di pantai agar dapat diikuti siapa saja, baik anggota komunitas maupun masyarakat umum.

"Kita adakan di pantai biar semua orang bisa join sama kita. Sore hari ini, kita adakan game-game yang Indonesia banget, jadi teman-teman dari foreigner, member kita pun senang ikut untuk join dan mengerti bahwa budaya kebersamaan dan budaya gotong royong itu masih ada di Indonesia," ujarnya saat ditemui usai perlombaan, Senin (17/8/2026).

Peter mengatakan para pemenang dari setiap perlombaan mendapatkan hadiah sederhana berupa kerupuk. Menurutnya, hadiah tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan salah satu makanan khas Indonesia kepada wisatawan asing.

"Untuk para pemenang kita kasih mereka kerupuk, buat mereka tahu bahwa ini adalah makanan khas dari Indonesia dan mereka tahu bahwa betapa enaknya kerupuk," katanya.

Francesca, salah satu peserta asal Inggris, turut memeriahkan perlombaan tersebut. Sebagai guru bahasa Inggris di Bali, ia mengaku senang karena bisa belajar lebih banyak tentang budaya Indonesia.

"Menurut saya, ini adalah cara yang luar biasa untuk belajar lebih banyak tentang sejarah dan budaya Indonesia. Sangat menyenangkan juga bisa merayakannya di sini bersama teman-teman dan teman-teman baru di pantai hari ini," imbuhnya.

Menurutnya, lomba makan kerupuk menjadi salah satu permainan favoritnya. Ia juga menikmati lomba balap karung dan tarik tambang. Namun, beberapa permainan cukup menantang dan menguras tenaga, seperti tarik tambang dan lomba memasukkan pensil ke botol.

"Mungkin favorit saya adalah makan kerupuk karena saya suka kerupuk. Tapi saya juga menikmati lomba balap karung dan tarik tambang," imbuhnya.

Francesca mengaku baru pertama kali ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, pengalaman tersebut terasa berbeda dengan perayaan di negaranya.

"Sangat berbeda dengan permainan yang dulu saya mainkan di sekolah dibandingkan dengan permainan yang dimainkan di sini," ungkapnya.

Senada, Jessica, warga negara asal Belanda, juga mengikuti seluruh perlombaan. Ia menyebut tarik tambang menjadi salah satu permainan yang paling sulit, meski tetap menyenangkan.

"Tim yang lain sangat kuat, jadi itu cukup sulit. Selain permainan itu, tidak ada kesulitan berarti. Saya hanya bersenang-senang," jelasnya.

Meski sulit, tarik tambang justru menjadi permainan favorit Jessica. Ia menyukai permainan tersebut karena membutuhkan kerja sama dan kekompakan untuk memenangkan pertandingan.

"Saya rasa tetap tarik tambang. Karena itu dilakukan bersama tim, dan saya sangat menyukainya. Saling mendukung sebagai sebuah tim dan berusaha untuk menang bersama," tandasnya.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads