
Bambu, Angin dan Asa di Balik Layangan Buatan Yusuf
Yusuf, pengrajin layangan di Cirebon, memproduksi hingga 25 layangan sehari. Musim layangan membuatnya kewalahan memenuhi permintaan.
Yusuf, pengrajin layangan di Cirebon, memproduksi hingga 25 layangan sehari. Musim layangan membuatnya kewalahan memenuhi permintaan.
Kegiatan pelatihan berlangsung selama empat hari di Kantor Kelurahan Kembang, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta, Kamis (17/7).
Mainan tradisional adalah wujud sederhana dari kejeniusan budaya yang mewarnai masa kecil generasi lampau. Namun sekarang, mereka makin terpinggirkan.
Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mengingatkan soal pentingnya peran koperasi sebagai salah satu penggerak roda ekonomi di Takalar.
Pengrajin miniatur banjir pesanan dengan kenaikan omzet hingga 80% jelang perayaan tahun baru Imlek 2024.
Pengrajin bambu asal Desa Kelumpang OKU kini memiliki mata pencaharian yang menjanjikan karena produk bambunya laku hingga ke luar negeri.
Sebuah perusahaan di Jepang menjual barang yang tidak biasa. Perusahaan ini menjual sisir yang harganya mencapai jutaan rupiah.
Grup Riset Program Studi (Prodi) D-3 Teknik Mesin Sekolah Vokasi (SV) UNS ciptakan inovasi alat serut bambu. Bagaimana cara kerja alatnya?
Di tangan Yusuf, barang bekas bisa diolah jadi benda yang bernilai jual tinggi. Tidak tanggung-tanggung, barang bekas tersebut diolahnya jadi mainan robot.
Menanggapi keluhan itu, Sandiaga langsung menelepon desainer logo bernama Akbar. Akbar pun menyanggupi pembuatan logo untuk usaha Ibu Luh.