
Tidur Miring Katanya Bisa Kurangi Ngorok, Mitos atau Fakta?
Mendengkur saat tidur bisa ganggu kualitas tidur dan tanda masalah kesehatan. Tidur miring mungkin solusi. Temukan fakta di artikel ini!
Mendengkur saat tidur bisa ganggu kualitas tidur dan tanda masalah kesehatan. Tidur miring mungkin solusi. Temukan fakta di artikel ini!
Salah satu solusi yang sering dibicarakan adalah tidur dalam posisi miring . Tapi, apakah benar efektif kurangi dengkuran? Yuk simak mitos fakta berikut!
Mendengkur atau ngorok, tak hanya terjadi pada orang dewasa. Namun, juga bisa terjadi pada anak-anak. Tak boleh disepelekan bisa menjadi tanda bahaya penyakit.
IDAI ingatkan orang tua untuk berhati-hati bila balita terbiasa tidur mendengkur. Hal ini bisa memicu gangguan tidur hingga potensi adanya penyakit.
Mendengkur bisa jadi masalah umum atau tanda kondisi serius. Temukan penyebab, gejala, dan cara mencegah ngorok saat tidur di sini.
Mengorok saat tidur bisa disebabkan oleh jaringan tenggorokan yang rileks. Pelajari penyebab, gejala OSA, dan cara mencegahnya dalam artikel ini.
Ngorok saat tidur bisa disebabkan oleh jaringan tenggorokan yang rileks. Pelajari penyebab, gejala, dan cara mencegah mendengkur atau ngorok.
Mendengkur bisa jadi tanda kondisi medis serius seperti sleep apnea, yang meningkatkan risiko gagal jantung. Kenali penyebabnya untuk penanganan tepat.
Ilmuwan menemukan keju dapat mengurangi kebiasaan mendengkur. Konsumsi produk susu ini dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena sleep apnea.
Mendengkur disebabkan karena saluran pernapasan yang terhalang atau menyempit. Untuk menguranginya, keju disebut baik dikonsumsi untuk mengatasi dengkuran.