
Tradisi Ojung, Warga Tengger Saling Pukul Rotan demi Persaudaraan
Warga Suku Tengger berkumpul menyaksikan tradisi tahunan yang khas, Ojung, ritual adu pukul rotan yang menjadi bagian dari penutupan perayaan Hari Raya Karo.
Warga Suku Tengger berkumpul menyaksikan tradisi tahunan yang khas, Ojung, ritual adu pukul rotan yang menjadi bagian dari penutupan perayaan Hari Raya Karo.
Warga Suku Tengger di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggelar perayaan Hari Raya Karo atau Yadnya Karo.
Jalur pendakian Gunung Semeru ditutup sementara dari 17-26 Agustus 2025 untuk menghormati Hari Raya Karo Suku Tengger. Pendaki wajib turun pada 17 Agustus.
Warga tiga desa di lereng Gunung Bromo merayakan Hari Raya Karo 1947 Saka dengan tradisi unik. Tari Sodoran melambangkan hubungan manusia dan budaya lokal.
Balai Besar TNBTS menutup sementara jalur pendakian Gunung Semeru pada 17-26 Agustus 2025. Penutupan dilakukan untuk menghormati Hari Raya Karo Suku Tengger.
Balai Besar TNBTS tutup jalur pendakian Gunung Semeru dari 17-26 Agustus 2025 untuk menghormati Hari Raya Karo, menjaga budaya dan keselamatan pendaki.
Balai Besar TNBTS menutup jalur pendakian Gunung Semeru dari 17-26 Agustus 2025 untuk menghormati Hari Raya Karo. Kunjungan di Ranu Regulo tetap dibuka.
Balai Besar TNBTS menutup jalur pendakian Gunung Semeru dari 17 hingga 26 Agustus 2025. Kebijakan ini untuk menghormati Hari Raya Karo suku Tengger.
Warga Hindu Tengger Probolinggo, Jatim, menggelar ritual tari sodoran untuk memperingati Hari Raya Karo 1944 Saka. Tradisi ini mengisahkan prosesi perkawinan.
Tradisi masyarakat Tengger ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu setiap kali tiba Hari Raya Karo. Melibatkan mempelai perempuan dan laki-laki.