Pendaki Gunung Sibayak Tewas di Pos Retribusi, 9 Orang Ditangkap Polisi

Pendaki Gunung Sibayak Tewas di Pos Retribusi, 9 Orang Ditangkap Polisi

M Ilham - detikSumut
Selasa, 14 Jul 2026 22:38 WIB
Pengunjung berkemah di Gunung Sibayak, Tanah Karo
Foto: Pengunjung berkemah di Gunung Sibayak, Tanah Karo (Dok. Juita/detikSumut)
Karo -

Seorang pendaki Gunung Sibayak inisial RCH (17), warga Kota Medan, meninggal dunia diduga akibat dianiaya di Pos Retribusi Parkir Wisata Gunung Sibayak, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo. Terkait peristiwa ini polisi telah menangkap sembilan orang yang diduga melakukan penganiayaan kepada korban.

Kasi Humas Polres Karo AKP Pedoman Maha mengatakan pihaknya menerima laporan adanya seorang pendaki yang meninggal dunia di kawasan Gunung Sibayak pada Jumat (10/7). Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sejumlah orang, dan memeriksa para saksi.

"Telah mengamankan sembilan orang untuk proses pemeriksaan terkait kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang meninggal dunia di Pos Retribusi Wisata Gunung Sibayak," kata Pedoman Selasa (14/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pedoman menjelaskan, sebelum mengamankan sembilan orang tersebut, polisi lebih dulu memeriksa enam orang. Salah satu orang yang diperiksa adalah pengelola parkir di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

"Sebelumnya ada enam orang yang sudah diperiksa. Kini, bertambah lagi sembilan orang," ujarnya.

Meski demikian, polisi belum memberikan keterangan resmi secara lengkap terkait kasus tersebut. Sebab, penyelidikan masih berlangsung dan penyidik masih mendalami keterangan para saksi.

"Masih proses penyelidikan, jadi belum bisa kami sampaikan keterangan lengkapnya," ucapnya.

Ia mengatakan jumlah saksi yang diperiksa masih berpotensi bertambah seiring proses penyelidikan yang terus berjalan. Polisi juga membuka peluang segera menetapkan tersangka setelah alat bukti dinilai cukup.

"Jumlah saksi bisa saja bertambah. Yang jelas, jika ada perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan," tuturnya.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads