Mualem Khawatir Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Aceh

Mualem Khawatir Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Agus Setyadi - detikSumut
Selasa, 09 Jun 2026 23:13 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf
Foto: Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Dok. Agus Setyadi/detikSumut)
Banda Aceh -

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) khawatir angka kemiskinan di Tanah Rencong meningkat akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi akhir November 2025. Saat ini pemerintah memprioritaskan penanganan terkait mata pencaharian masyarakat.

"Angka kemiskinan Aceh sebenarnya sudah turun. Tapi dengan musibah angkanya akan bertambah dari 12 ke 17 (persen) sekian. Ini yang kita khawatirkan," kata Mualem kepada wartawan usai rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/6/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan Aceh pada September 2025 sebesar 12,22 persen. Menurutnya, saat ini semua sektor butuh penanganan pasca bencana di antaranya areal persawahan, irigasi, jembatan, jalan serta tambak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang berkaitan dengan mata pencaharian masyarakat paling urgent untuk penanganannya," ujar Mualem.

ADVERTISEMENT

Mualem menjelaskan, masih banyak sawah yang belum bisa digunakan, begitupun dengan jaringan irigasi dan jembatan.

"Yang paling urgen masalah sawah yang belum bisa dipakai, irigasi, dan jembatan jalan. Sungai juga perlu dibenahi agar tak terjadi luapan banjir saat hujan datang," jelasnya.

Menurut Mualem kondisi sungai di Aceh juga menjadi persoalan paling mendesak karena berdampak langsung pada risiko banjir dan kehidupan masyarakat sekitar aliran sungai.

"Insyaallah kita kerja sama antara pusat dan Pemerintah Aceh, ini tugas kita agar penanganan sempurna, guna membangun yang sudah rusak dan hilang," ungkapnya.




(agse/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads