Massa Front Mahasiswa Aceh Resistance kembali menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Aceh. Massa mendesak Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) menemui mereka.
Pantauan detikSumut, massa yang menggunakan pakaian hitam awalnya berorasi di depan gerbang tengah Kantor Gubernur, Rabu (21/10/2026). Polisi melakukan penjagaan ketat termasuk menyiagakan mobil water canon.
Massa sempat menggoyang-goyangkan gerbang serta mencopot sejumlah pagar. Polisi beberapa kali mengimbau mereka untuk tertib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meminta Mualem menjumpai massa. Selain gubernur kami tidak menerima," kata Juru Bicara Front Mahasiswa Aceh Resistance berinisial H kepada wartawan.
H mengenakan penutup wajah dan menolak menyebutkan nama lengkapnya. Dia memperkenalkan dirinya sebagai Mbong Li.
Menurutnya, massa menuntut bencana yang terjadi akhir November 2025 lalu ditetapkan sebagai bencana nasional. Mereka juga menyampaikan mosi tidak percaya terhadap pemerintah Mualem dan Wakil Gubernur Fadhlullah Dek Fadh.
"Menimbang bencana yang belum usai hingga kini maka kami menuntut gubernur untuk menyatakan sikap menyerah," ujarnya.
