Sering menjadi perdebatan mengenai kapan waktu makan buah yang lebih baik, apakah sebelum atau sesudah makan. Sebagian orang konsumsi buah sebelum makan berat agar dapat mengontrol makanan Utama, dan ada juga yang menjadikan buah sebagai pencuci mulut.
Kebiasaan makan buah setiap orang memang berbeda. Ada yang memilihnya sebagai camilan, sementara yang lain menjadikannya pelengkap setelah makan.
Lalu, sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk makan buah, sebelum atau sesudah makan? Ternyata, keduanya bisa dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal. Selain waktu makan, jenis buah dan kondisi tubuh juga bisa menjadi pertimbangan.
Tidak ada aturan umum yang mengharuskan buah selalu dimakan sebelum atau sesudah makan. Buah tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat selama dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai. Harvard Health menyebutkan bahwa kualitas pola makan secara keseluruhan lebih penting daripada sekadar jumlah atau waktu makan.
Makan buah sebelum makan bisa menjadi pilihan bagi orang yang ingin menjadikannya sebagai bagian dari camilan atau pembuka. Kandungan serat dan air dalam buah juga dapat membantu memberikan rasa kenyang.
Sementara itu, buah setelah makan juga tidak menjadi masalah. Buah dapat dikonsumsi sebagai pencuci mulut atau tambahan setelah makanan utama. Jadi, anggapan bahwa buah akan otomatis mengganggu pencernaan jika dimakan setelah makan tidak memiliki dasar yang kuat.
Simak Video "Video: Nestapa Korban Banjir di Aceh Tamiang, Meninggal di Tempat Pengungsian"
(astj/astj)