Kenapa Dianjurkan Kurangi Garam saat Memasak? Ini Kata Penelitian

Hafizna Ira Hasibuan - detikSumut
Rabu, 07 Okt 2026 22:39 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Detry26
Medan -

Garam hampir selalu ada dalam masakan sehari-hari, karena dengan sedikit garam dapat membuat makanan terasa lebih gurih dan nikmat. Namun, konsumsi garam yang berlebihan justru perlu diwaspadai karena berkaitan dengan asupan natrium yang tinggi.

Sejumlah penelitian menunjukkan, mengurangi asupan garam dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu menurunkan risiko hipertensi. Garam yang biasa digunakan dalam masakan mengandung natrium dan klorida.

Dalam 1 gram garam, sekitar 40 persen merupakan natrium dan 60 persen klorida. Natrium tetap dibutuhkan tubuh, membantu menjaga keseimbangan cairan, fungsi otot, serta keseimbangan asam basa.

Asupan natrium yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah melalui beberapa mekanisme, termasuk retensi cairan. Pengurangan garam menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membatasi asupan natrium.

Dalam penelitian Media Gizi Kesmas pada 2024, disebutkan WHO merekomendasikan konsumsi garam harian sekitar 5 gram atau setara dengan satu sendok teh. Penelitian Prasodjo dan Farapti dalam Media Gizi Kesmas, literature review yang menelaah 5 penelitian mengenai strategi pengurangan asupan natrium melalui pengurangan garam.

Hasil kajian menunjukkan berbagai strategi dapat membantu membatasi konsumsi natrium. Salah satunya adalah edukasi mengenai konsumsi garam dan dampaknya terhadap kesehatan. Penelitian tersebut juga membahas pelabelan makanan, pajak makanan tinggi garam, hingga reformulasi produk makanan agar kandungan garamnya lebih rendah.

Bukan hanya soal tekanan darah, penelitian yang dirangkum dalam kajian tersebut juga menunjukkan pengurangan garam pada makanan tidak selalu berarti makanan menjadi tidak enak.

Salah satu penelitian yang dikaji menguji roti dengan kadar garam berbeda. Hasilnya, pengurangan garam hingga 50 persen tidak membuat konsumen menolak produk. Konsumen juga masih menerima dan bersedia membeli roti rendah garam.



Simak Video "Video: Viral Mi Ayam Micin Brutal di Mata Ahli Ginjal"


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork