3 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

3 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

Sarah Oktaviani Alam - detikSumut
Rabu, 23 Sep 2026 07:01 WIB
Ilustrasi Hipertensi
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap disebut sebagai silent killer karena sering berkembang tanpa menimbulkan gejala yang jelas. Kondisi tersebut membuat seseorang bisa saja tidak menyadari bahwa tekanan darahnya telah berada pada level yang berbahaya.

Selain faktor medis, sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terlihat sederhana juga dapat berkontribusi terhadap meningkatnya tekanan darah. Bahkan, kebiasaan tersebut kerap dilakukan tanpa disadari.

"Garam, duduk (terlalu lama), dan stres adalah tiga kebiasaan sehari-hari yang sangat penting untuk dievaluasi demi kesehatan kardiovaskular yang lebih baik," jelas spesialis jantung Stephen Fenton, MBBS, FRACP, FCSANZ, dikutip detikHealth dari Eating Well.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut tiga kebiasaan yang perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi:

1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam

Asupan natrium berlebihan merupakan salah satu hal yang perlu diwaspadai untuk menjaga tekanan darah. Masalahnya, sebagian besar natrium dalam makanan sehari-hari tidak selalu berasal dari garam yang ditambahkan saat memasak.

ADVERTISEMENT

Makanan kemasan, makanan olahan, serta hidangan yang dibeli di restoran juga dapat menjadi sumber natrium dalam jumlah tinggi. Beberapa contohnya antara lain roti, daging olahan, saus salad, dan keju.

Ketika asupan natrium terlalu tinggi, tubuh cenderung menyimpan lebih banyak cairan di dalam aliran darah. Akibatnya, volume darah meningkat sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompanya. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan pada dinding pembuluh darah arteri.

Jika berlangsung dalam jangka panjang, tekanan tambahan tersebut dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih kaku dan kehilangan kemampuannya untuk rileks secara optimal.

Pakar nutrisi Sarah Gold Anzlovar, MS, RDN, menyarankan pembatasan konsumsi natrium hingga kurang dari 2.300 miligram (mg) setiap hari. Untuk membantu mengontrol tekanan darah secara optimal, jumlah yang dianjurkan dapat berada di sekitar 1.500 mg per hari.

Selain mengatur asupan garam, mencukupi kebutuhan cairan dan tetap aktif secara fisik juga dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan natrium.

2. Terlalu Lama Duduk

Menghabiskan sebagian besar waktu dengan duduk menjadi rutinitas yang umum, terutama bagi pekerja kantoran maupun orang yang banyak menghabiskan waktu di kendaraan.

Namun, kebiasaan kurang bergerak atau sedentary dalam waktu lama dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko hipertensi.

Ketika seseorang terlalu lama duduk, sirkulasi darah pada otot kaki dapat melambat. Akibatnya, proses pengembalian darah menuju jantung menjadi kurang optimal. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memengaruhi pembuluh darah dan sistem saraf yang berperan dalam pengaturan tekanan darah.

Bahkan, mengurangi waktu duduk sekitar 30 menit dalam sehari disebut dapat membantu menurunkan tekanan darah berdasarkan sejumlah penelitian klinis.

"Olahraga memperkuat jantung Anda, memungkinkannya memompa lebih banyak darah dengan usaha yang lebih sedikit. Ini mengurangi tekanan pada arteri Anda," beber spesialis jantung Dr Brett A Sealove, MD, FACC, FAHA.

Untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, ia merekomendasikan aktivitas fisik dengan intensitas sedang setidaknya 150 menit dalam sepekan. Jika dibagi setiap hari, durasinya sekitar 20-30 menit.

3. Kurang Tidur

Kebiasaan tidur terlalu larut atau sering begadang juga perlu diperhatikan. Waktu tidur yang tidak mencukupi dapat berkaitan dengan meningkatnya risiko tekanan darah tinggi.

"Orang dewasa yang secara konsisten tidur kurang dari tujuh jam semalam, memiliki risiko yang terukur lebih tinggi untuk terkena hipertensi seiring waktu. Hubungan ini tetap berlaku bahkan setelah memperhitungkan faktor berat badan, pola makan, dan tingkat aktivitas," tegas Sarah.

Kurang tidur dapat membuat sistem saraf tubuh bekerja secara berlebihan. Kondisi ini kemudian dapat meningkatkan hormon stres yang berpengaruh terhadap kenaikan tekanan darah.

Untuk membantu menjaga tekanan darah, orang dewasa dianjurkan memiliki jadwal tidur yang teratur dengan durasi sekitar 7-8 jam setiap malam. Penggunaan perangkat elektronik juga sebaiknya dikurangi menjelang waktu tidur, termasuk dengan mematikan atau menjauhkan layar gadget setidaknya 60 menit sebelum tidur.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads