Konsumsi Kacang Bisa Cegah Hirpetensi, tapi Jangan Banyak Garam

Konsumsi Kacang Bisa Cegah Hirpetensi, tapi Jangan Banyak Garam

Nafilah Sri Sagita K - detikSumut
Senin, 24 Agu 2026 09:01 WIB
Ilustrasi Hipertensi
Ilustrasi Hipertensi (Foto: Dok. Shutterstock)
Medan -

Kacang-kacangan selama ini lebih sering dipandang sebagai makanan ringan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang setiap hari berpotensi berkaitan dengan risiko tekanan darah tinggi yang lebih rendah.

Dalam penelitian tersebut, konsumsi sekitar satu genggam kacang atau 28-30 gram setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi hingga 20 persen.

Studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition pada 4 Agustus itu merupakan tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap delapan penelitian prospektif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 143.380 orang dewasa berusia 18-87 tahun menjadi bagian dari penelitian. Selama periode pemantauan, tercatat 20.665 kasus hipertensi.

Konsumsi Kacang Sekitar 30 Gram Sehari

Para peneliti kemudian membandingkan risiko hipertensi antara kelompok yang mengonsumsi kacang dalam jumlah tinggi dan kelompok dengan konsumsi paling rendah. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang lebih banyak makan kacang memiliki risiko hipertensi 16 persen lebih rendah.

ADVERTISEMENT

Selain itu, setiap peningkatan konsumsi kacang sebanyak 28 gram per hari dikaitkan dengan risiko hipertensi yang 20 persen lebih rendah.

Berdasarkan jumlah konsumsi, makan sekitar 30 gram kacang setiap hari dikaitkan dengan risiko hipertensi 26 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang sama sekali tidak mengonsumsi kacang.

Meski begitu, meningkatkan konsumsi kacang dalam jumlah yang lebih besar tidak menunjukkan bukti tambahan bahwa risiko hipertensi akan semakin rendah.

Penelitian tersebut juga belum dapat memastikan bahwa konsumsi kacang secara langsung mampu mencegah hipertensi.

Ahli diet kardiologi preventif Michelle Routhenstein, yang tidak terlibat dalam penelitian, menjelaskan bahwa penelitian tersebut menggunakan data dari studi observasional. Oleh sebab itu, hubungan sebab-akibat secara langsung belum dapat dipastikan.

"Kacang tidak berarti mencegah atau mengobati tekanan darah tinggi dengan sendirinya. Namun, kacang bisa menjadi bagian yang sangat membantu dari pola makan yang menyehatkan jantung," ujarnya.

Kandungan Kacang yang Berpotensi Menjaga Tekanan Darah

Kacang memiliki berbagai kandungan nutrisi yang berhubungan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Nutrisi tersebut antara lain serat, lemak tak jenuh, magnesium, kalium, protein nabati, vitamin, serta beragam senyawa antioksidan.

Magnesium, salah satunya, dapat membantu pembuluh darah lebih rileks dan melebar. Kondisi tersebut berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.

Di sisi lain, kalium membantu mengimbangi dampak natrium atau garam sekaligus mengurangi ketegangan pada dinding pembuluh darah.

Ahli diet Kristin Kirkpatrick menyebut berbagai jenis kacang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kardiometabolik.

Kenari, kacang tanah, dan almond juga termasuk jenis kacang yang diketahui memiliki kandungan L-arginine cukup tinggi. Senyawa ini dapat membantu melebarkan pembuluh darah sehingga berpotensi memberikan efek positif terhadap tekanan darah.

Sebaiknya Pilih Kacang Rendah Garam

Meski memiliki berbagai manfaat, cara mengonsumsi kacang tetap perlu diperhatikan. Para ahli merekomendasikan kacang tanpa garam atau yang hanya mengandung sedikit garam.

Hal tersebut penting karena konsumsi natrium secara berlebihan justru dapat meningkatkan tekanan darah. Dengan demikian, manfaat kacang berpotensi tidak optimal apabila dikonsumsi sebagai camilan dengan kandungan garam tinggi.

Tidak ada satu jenis kacang yang secara pasti dianggap paling unggul dalam menjaga tekanan darah. Namun, pistachio juga dapat menjadi salah satu pilihan karena sejumlah penelitian menunjukkan potensinya dalam membantu menurunkan tekanan darah sistolik secara ringan.

Manfaat tersebut diduga berkaitan dengan kandungan kalium, lemak tak jenuh, serat, dan senyawa antioksidan yang terdapat di dalam pistachio.

Karena itu, bagi yang ingin memasukkan kacang ke dalam menu harian, konsumsi sekitar satu genggam atau 30 gram dapat menjadi pilihan. Sebaiknya pilih kacang tanpa garam atau dengan kandungan garam yang rendah dan tetap menjadikannya bagian dari pola makan sehat secara keseluruhan.



(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads