Jangan Sepelekan Sesak saat Membungkuk, Bisa Jadi Gejala Sakit Jantung

Jangan Sepelekan Sesak saat Membungkuk, Bisa Jadi Gejala Sakit Jantung

Elmy Tasya Khairally - detikSumut
Kamis, 01 Okt 2026 05:31 WIB
Ilustrasi Sakit Jantung
Foto: Getty Images/iStockphoto/champja
Medan -

detikers pernah tiba-tiba merasakan sesak nafas saat membungkuk atasu mengikat tali sepatu. Jika pernah, baiknya segera periksa ke dokter, bisa jadi itu adalah gejala sakit jantung.

Saat ini penyakit jantung bukan hanya dating ke orang yang sudah lanjut usia (lansia). Tidak sedikit anak muda yang terkena penyakit jatung karena menjalani pola hidup tidak sehat.

Menurut ahli kardiologi di Baptist Memorial Health Care di Memphis, Tennessee, Dr Dmitry Yaranov, ketika membungkuk untuk melakukan tugas sederhana apa pun, jika merasa sesak napas bukan karena usia, berat badan, atau kondisi fisik yang kurang baik, maka itu adalah tanda yang tidak boleh diabaikan. Hal tersebut bisa mengindikasikan kondisi bernama bendopnea.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat Anda membungkuk ke depan, lebih banyak darah kembali ke jantung. Jika tekanan pengisian di dalam jantung sudah tinggi, jantung tidak dapat menangani volume tambahan tersebut," tulisnya dalam unggahan Instagram-nya, dikutip detikHealth dari Hindustan Times.

ADVERTISEMENT

Akibatnya, seseorang bisa merasa sesak napas dalam hitungan detik dan biasanya membaik saat duduk kembali.

"Ini bisa menjadi tanda awal gagal jantung atau kelebihan cairan. Tubuh Anda sedang mengirimkan pesan, bukan kesalahpahaman," ia memperingatkan.

Dikutip dari laman Mayo Clinic, sesak napas saat beraktivitas, berbaring, membungkuk, atau bahkan saat beristirahat memang merupakan gejala gagal jantung. Adapun gejala lainnya meliputi:

  • Kelelahan
  • Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, dan telapak kaki
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur
  • Kemampuan berolahraga menurun
  • Mengi atau napas berbunyi

Gejala awal gagal jantung dapat berkembang secara perlahan. Terkadang, gejalanya juga muncul secara tiba-tiba. Gagal jantung terjadi saat otot jantung tidak memompa darah dengan baik. Saat kondisi ini terjadi, darah sering kali menumpuk dan cairan bisa terbentuk di paru-paru sehingga sering menyebabkan sesak napas.

Dr Yaranov menekankan, rasa sesak napas ketika membungkuk tidak boleh diabaikan jika sering terjadi.

"Sampaikan. Periksakan diri. Itu penting," tambahnya.



(astj/astj)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads