Realisasi Dana Tambahan TKD Tapteng Masih Rendah, Masinton Ungkap Penyebabnya

Nizar Aldi - detikSumut
Kamis, 24 Sep 2026 21:00 WIB
Foto: Bupati Tapteng Masinton Pasaribu. (Nizar Aldi/detikSumut)
Tapanuli Tengah -

Realisasi dana tambahan transfer ke daerah (TKD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana masih rendah. Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menjelaskan soal penyebab lambatnya penyerapan anggaran.

"Iya rendah, rendahnya itu karena satu kemarin itu proses ada yang bencana tempat kami itu kan bencana terus (berulang)," kata Masinton Pasaribu saat dihubungi, Kamis (24/9/2026).

Hal itu membuat perencanaan terus berubah karena mengikuti situasi dampak bencana. Padahal proyek sudah tinggal tender, namun batal karena hal tersebut.

"Jadi beberapa perencanaan itu berubah sehingga itu salah satu faktor yang mempengaruhi lah, jadi mengalami keterlambatan karena ada perubahan perencanaan, tadi udah ready tinggal ditayangkan untuk lelang jadi mengalami perubahan," ucapnya.

Selain dari sisi tender, Masinton juga mengungkap kendala penyerapan dari pengadaan barang. Proses penerimaan seperti alat berat sedikit lama karena akses dari Jakarta ke Tapteng yang disebut cukup jauh.

"Kalau ini pergerakannya masih sedikit, ada yang masih proses tender, ada yang pengadaan barang sedang menuju Tapteng karena rata-rata alat berat dari Jakarta, sampai sini kan serah terima barang, cek barang, oke langsung barang," ujarnya.

Meskipun begitu, Masinton optimis jika anggaran Rp 123,7 miliar itu bakal diserap hingga akhir tahun. Proses tender disebut saat ini telah berlangsung.

"Kita optimis (dapat merealisasikan anggaran itu semua sampai akhir tahun), sekarang semua udah dalam proses tender," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Aceh Sumut, dan Sumbar merilis jumlah dana tambahan transfer ke daerah (TKD) dan realisasinya untuk kabupaten/kota. Berikut data untuk kabupaten/kota di Sumut.

"Per 18 September 2026, sejumlah kabupaten/kota telah mulai merealisasikan anggaran TKD Tambahan yang dialokasikan untuk mendukung berbagai program pemulihan dan pembangunan daerah," demikian tertulis dalam unggahan di Instagram Satgas PRR yang dilihat, Kamis (24/9/2026).



Simak Video "Belajar Membuat Lemang Tradisional di Tapanuli Tengah"


(niz/mjy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork