Regional

Wanita Muda Jual Bayi Rp 6 Juta, Uangnya Dipakai Bayar Utang

Agil Trisetiawan Putra - detikSumut
Kamis, 24 Sep 2026 13:00 WIB
Foto: iStock
Solo -

MDS, seorang wanita muda berusia 20 tahun, di Klateng, Jawa Tengah, menjual bayinya seharga Rp 6 juta untuk membayar utang. Bayi tersebut lahir dari hubungan gelap MDS dengan seorang pria.

Wakapolresta Solo AKBP Heru Eko Wibowo awalnya menyebut pelaku merasa tidak sanggup mengurus bayi yang baru dilahirkannya itu. Karena itu dia memutuskan untuk menjual sang buah hati.

"Dari Rp 6 juta itu, sebesar Rp 4 juta untuk melunasi utang tersangka, dan Rp 2 juta untuk biaya hidup sehari-hari, dan sudah habis," katanya dikutip detikJateng, Kamis (24/9/2026).

Pelaku melahirkan bayi tersebut pada 5 Agustus 2026 di sebuah rumah sakit di Solo. Baru tiga hari diasuh, pelaku curhat ke temannya, berinisial T mau menjual bayi laki-lakinya.

Pada tanggal 9 Agustus 2026 di sebuah rumah di Jagalan, Jebres, Solo, tersangka menjual bayinya kepada M, seharga Rp 6 juta.

"Karena merasa kesulitan merawat bayi tersebut, sehingga pada tanggal 9 Agustus pelaku ini bertemu M, kemudian menjual bayi tersebut sebesar Rp 6 juta. Karena merasa pelaku ini tidak bisa merawat terkait dengan bayi yang dilahirkan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasatres PPA PPO Polresta Solo Kompol Ratna Karlinasari, mengatakan aksi pelaku menjual bayi sudah dilakukan sebanyak dua kali. Namun anak pertama tersangka belum sempat terjual.

"Tersangka pernah menjual anaknya yang pertama, kemudian tidak jadi, ini yang kedua kalinya. Alasan tidak jadi masih dalam pendalaman, tapi memang dia berusaha menjual awalnya seharga Rp 15 juta. Tapi tidak tidak ada transaksi, kemudian anaknya itu diasuh oleh keluarganya yang ada di wilayah Sragen. Anak tersangka (yang pertama) sudah satu tahun, diperkirakan tahun 2024," kata Ratna, saat konferensi pers di Mapolresta Solo, Kamis (24/9/2026).

Ide menjual bayi ini dari inisiatif Tersangka sendiri. Sebab, laki-laki yang menghamili tersangka tidak mau bertanggungjawab, dan tersangka tidak mampu merawat.



Simak Video "Video: KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Kebakaran Lahan 11 Ribu Hektare "


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork