4 Kebiasaan yang Sering Dianggap Sepele tapi Bisa Percepat Penuaan

4 Kebiasaan yang Sering Dianggap Sepele tapi Bisa Percepat Penuaan

Sarah Oktaviani Alam - detikSumut
Minggu, 06 Sep 2026 08:01 WIB
Ilustrasi Wanita Awet Muda
Foto: Getty Images/fizkes
Jakarta -

Banyak orang kini menggunakan smartwatch atau smartband untuk memantau berbagai indikator kesehatan, mulai dari detak jantung, kualitas tidur, hingga jumlah langkah setiap hari. Kebiasaan tersebut dilakukan dengan harapan dapat membantu menerapkan gaya hidup sehat dan memperlambat proses penuaan.

Namun, teknologi canggih ternyata bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas penuaan seseorang. Sebuah survei yang dilakukan US News and World Report terhadap 63 pakar kesehatan, termasuk dokter, ahli gizi, dan peneliti bidang longevity, justru menunjukkan pentingnya kebiasaan dasar yang sering luput dari perhatian.

Para pakar mengidentifikasi sejumlah kebiasaan dan faktor sederhana yang dapat berdampak terhadap kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Jika terus dilakukan, kebiasaan tersebut berpotensi mempercepat penuaan biologis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut empat di antaranya dilansir detikHealth dari berbagai sumber.

1. Jarang Bersosialisasi

Kesibukan sehari-hari dapat membuat seseorang semakin jarang berinteraksi dengan orang lain. Padahal, kurangnya hubungan sosial yang bermakna dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

ADVERTISEMENT

Dr David Katz, MD, MPH, mengatakan isolasi sosial dapat memengaruhi kesehatan mental, meningkatkan stres, hingga mengganggu kualitas tidur.

"Efeknya sering kali halus dan tidak disadari, padahal dampaknya bisa sangat beracun bagi tubuh," ungkap Dr Katz, dikutip dari Eating Well.

2. Mengalami Gangguan Ritme Sirkadian

Kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh berapa lama seseorang tidur, tetapi juga kapan waktu tidur tersebut dilakukan. Kebiasaan tidur terlalu larut atau memiliki jadwal tidur yang tidak teratur dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh.

Ritme sirkadian merupakan sistem biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun secara alami. Seiring bertambahnya usia, produksi hormon melatonin juga cenderung menurun.

Kebiasaan tertentu, seperti makan terlalu dekat dengan waktu tidur, juga dapat semakin mengganggu keteraturan jam biologis tubuh.

3. Membiarkan Stres Menumpuk

Stres ringan yang muncul akibat pekerjaan, perjalanan di tengah kemacetan, maupun berbagai persoalan sehari-hari sering kali dianggap sebagai sesuatu yang biasa. Namun, apabila tidak dikelola, stres tersebut dapat terakumulasi dan berkembang menjadi stres kronis.

Stres berkepanjangan dapat memberikan dampak buruk terhadap tubuh, termasuk memicu kerusakan sel dan peradangan kronis atau chronic inflammation.

Karena itu, mengelola stres sejak awal menjadi penting agar tekanan sehari-hari tidak terus menumpuk dan berdampak terhadap kesehatan dalam jangka panjang.

4. Menggunakan Wadah Plastik untuk Makanan Panas

Kebiasaan lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan wadah plastik untuk menyimpan atau memanaskan makanan dalam kondisi hangat maupun panas.

Paparan dari penggunaan plastik tertentu dapat membuat tubuh terpapar mikroplastik serta bahan kimia yang berpotensi mengganggu sistem endokrin. Jika berlangsung dalam jangka panjang, paparan tersebut dikhawatirkan dapat berkontribusi terhadap stres oksidatif dan gangguan pada mitokondria, bagian sel yang berperan menghasilkan energi.

Cara Mengurangi Risiko Penuaan Lebih Cepat

Untuk membantu menjaga kesehatan tubuh dan memperlambat proses penuaan biologis, sejumlah kebiasaan sederhana dapat mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengurangi penggunaan wadah plastik, terutama untuk makanan panas, dan mempertimbangkan wadah berbahan kaca atau stainless steel.
  • Menggabungkan olahraga kardio dengan latihan beban secara rutin setiap minggu.
  • Menerapkan pola makan yang kaya makanan anti-inflamasi, salah satunya melalui pola diet Mediterania.
  • Memenuhi kebutuhan tidur sekitar 7-9 jam setiap malam serta menjaga hubungan sosial dengan keluarga dan kerabat.

Pada akhirnya, menjaga tubuh tetap sehat dan bugar tidak selalu membutuhkan teknologi atau perangkat mahal. Kebiasaan sehari-hari yang sederhana, jika dilakukan secara konsisten, justru dapat memberikan pengaruh besar terhadap kesehatan dan proses penuaan seseorang.



(nkm/nkm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads