Batas Waktu Salat Tahajud, Apakah Jam 4 Pagi Masih Bisa?

Batas Waktu Salat Tahajud, Apakah Jam 4 Pagi Masih Bisa?

Devi Setya - detikSumut
Senin, 27 Jul 2026 06:01 WIB
Ilustrasi Salat
Foto: (Foto: Getty Images/iStockphoto/mustafagull)
Medan -

Banyak orang baru terbangun jam 4 pagi masih ragu untuk menunaikan salat Tahajud. Sebab, jam 4 pagi sudah mendekati waktu salat Subuh.

Salat Tahajud memiliki waktu pelaksanaan yang berkaitan dengan malam hingga menjelang terbit fajar. Karena itu, mengetahui batas waktunya menjadi penting agar ibadah yang dilakukan tidak sekadar mengikuti kebiasaan, tetapi juga sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lantas, apakah salat Tahajud masih bisa dikerjakan ketika seseorang baru bangun pada pukul 4 pagi? Simak penjelasan mengenai batas waktu salat Tahajud dan hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menunaikannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikHikmah dari buku Sholat Tahajud & Kebahagiaan: Sholat Tahajud & Kebahagiaan karya Abdul Muqit, secara bahasa, tahajud berasal dari kata hajada yang berarti bangun dari tidur pada malam hari. Karena itu, salat tahajud adalah salat sunnah yang dikerjakan setelah seseorang tidur terlebih dahulu, kemudian bangun untuk beribadah kepada Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Isra ayat 79,

ADVERTISEMENT

ΩˆΩŽΩ…ΩΩ†ΩŽ Ω±Ω„Ω‘ΩŽΩŠΩ’Ω„Ω فَΨͺΩŽΩ‡ΩŽΨ¬Ω‘ΩŽΨ―Ω’ بِهِۦ Ω†ΩŽΨ§ΩΩΩ„ΩŽΨ©Ω‹ Ω„Ω‘ΩŽΩƒΩŽ ΨΉΩŽΨ³ΩŽΩ‰Ω°Ω“ Ψ£ΩŽΩ† ΩŠΩŽΨ¨Ω’ΨΉΩŽΨ«ΩŽΩƒΩŽ Ψ±ΩŽΨ¨Ω‘ΩΩƒΩŽ Ω…ΩŽΩ‚ΩŽΨ§Ω…Ω‹Ψ§ Ω…Ω‘ΩŽΨ­Ω’Ω…ΩΩˆΨ―Ω‹Ψ§

Artinya: "Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."

Waktu Salat Tahajud

Merujuk buku Fikih 4 karya Siti Khomisil Fatatil Aqillah, S.Pd.I, dan Kiki Rejeki, S.Pd, waktu salat tahajud dimulai setelah salat Isya hingga terbit fajar atau masuk waktu subuh. Sholat tahajud sangat dianjurkan karena pada sepertiga malam merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

Para ulama membagi waktu malam menjadi beberapa bagian. Waktu yang paling utama untuk tahajud adalah sepertiga malam terakhir karena pada waktu tersebut rahmat dan ampunan Allah SWT sangat dekat kepada hamba-Nya yang berdoa dan beribadah.

Rasulullah SAW bersabda, "Tuhan kita Yang Mahasuci dan Mahatinggi turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka akan Aku ampuni." (HR Bukhari dan Muslim)

Masih Bisa Salat Tahajud saat Bangun Jam 4 Pagi?

Jawabannya adalah bisa, selama waktu salat Subuh belum masuk.

Misalnya, di suatu daerah waktu subuh tiba pada pukul 04.45 WIB. Jika seseorang bangun pada pukul 04.00 WIB, maka ia masih memiliki waktu sekitar 45 menit untuk berwudhu, melaksanakan salat tahajud, berdoa, dan bersiap menunaikan salat Subuh.

Bahkan, bangun pada pukul 4 pagi umumnya masih termasuk dalam sepertiga malam terakhir di banyak wilayah Indonesia. Karena itu, waktu tersebut masih sangat baik untuk melaksanakan tahajud.

Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai salat tahajud menyebabkan seseorang terlambat atau bahkan melewatkan salat Subuh.

Apabila seseorang baru terbangun ketika azan Subuh sudah berkumandang atau waktu subuh telah masuk, maka waktu tahajud telah berakhir. Dalam kondisi ini, ia tidak lagi melaksanakan salat tahajud, melainkan segera mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat sunnah qabliyah Subuh dan dilanjutkan dengan salat Subuh.

Karena salat tahajud hanya dapat dilakukan sebelum masuk waktu subuh.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Top 5: Temon Meninggal Dunia hingga Model Rusia yang Mirip Haaland"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads