Efek Samping Kebanyakan Makan Telur, Wajib Tahu!

Efek Samping Kebanyakan Makan Telur, Wajib Tahu!

Andi Annisa Dwi R - detikSumut
Senin, 15 Jun 2026 12:00 WIB
Ilustrasi telur rebus
Foto: Getty Images/iStockphoto/tycoon751
Medan -

Mengonsumsi sesuatu yang berlebih tidak baik, termasuk telur. Makanan praktis kaya protein dan lemak sehat tidak baik jika dikonsumsi kebanyakan.

Telur baik dikonsumsi untuk tubuh karena mengandung vitamin, A, D, B12, serta mineral seperti selenium, dan zinc. Untuk yang sedang membangun masa otot, telur adalah sumber protein yang cocok dikonsumsi.

Dikutip detikFood dari Food NDTV, saat mengonsumsi telur juga harus diperhatikan cara memasaknya. Tidak hanya itu kebanyakan makan telur bisa bikin pencernaan tidak nyaman dan memicu masalah kesehatan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan Kebanyakan Makan Telur Bikin Perut Tidak Nyaman?

Telur secara alami kaya akan protein, dan mengonsumsinya dalam jumlah banyak dapat memberi tekanan ekstra pada sistem pencernaan.

Ketika tubuh memproses terlalu banyak protein tanpa cukup serat dari buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh, hal itu dapat menyebabkan masalah seperti kembung, gas, asam lambung, dan rasa berat setelah makan.

ADVERTISEMENT

Beberapa orang mungkin juga memiliki sensitivitas ringan atau alergi terhadap telur. Hal ini dapat menyebabkan mual, sakit perut, atau gejala tidak nyaman lainnya. Jika kamu sering mengalami masalah ini setelah makan telur, ada baiknya mengurangi asupan telur atau berkonsultasi ke dokter.

Efek Samping Kebanyakan Makan Telur

Selain soal perut yang tidak nyaman, kebanyakan makan telur pada beberapa individu dapat memicu reaksi alergi seperti iritasi kulit ringan.

Terlalu 'bergantung' pada telur sebagai sumber protein atau makanan sehat sehari-hari juga memungkinkan kurangnya variasi nutrisi dalam diet harian. Bisa jadi seseorang malah kekurangan vitamin atau mineral tertentu.

Selain itu, orang dengan kolesterol tinggi atau kondisi jantung mungkin perlu membatasi asupan telur. Hindari juga masak telur dengan banyak mentega, keju, atau daging olahan karena bisa meningkatkan kandungan lemak jenuh dalam makanan.

Mengenai jumlah konsumsi telur ideal sehari-hari sebenarnya bergantung pada berbagai faktor, seperti usia, gaya hidup, riwayat kesehatan, dan pola makan secara keseluruhan.

Ahli gizi Rupali Datta mengungkap orang dewasa sehat bisa mengonsumsi 1 telur sehari, sekitar 3-4 kali seminggu, sebagai bagian dari diet seimbang.

Anak-anak biasanya dapat mengonsumsi 1 telur setiap hari, karena telur menyediakan protein dan nutrisi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Punya GERD, Amankah Menyantap Daging Kurban?"
[Gambas:Video 20detik] (astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads