Kultum: Persiapan 10 Malam Terakhir Ramadan, Nggak Cuman Cari Lailatul Qadar

Cahaya Ramadan

Kultum: Persiapan 10 Malam Terakhir Ramadan, Nggak Cuman Cari Lailatul Qadar

Finta Rahyuni - detikSumut
Selasa, 10 Mar 2026 17:00 WIB
Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga  UINSU Prof Muzakkir. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Foto: Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UINSU Prof Muzakkir. (Finta Rahyuni/detikSumut)
Medan -

Puasa Ramadan tahun ini tak terasa sudah memasuki 10 malam terakhir. Waktu ini diyakini menjadi waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Pada sepuluh malam terakhir Ramadan ada satu malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar. Malam ini sangat dinantikan umat Islam karena amalan yang dilakukan lebih baik dari seribu bulan. Waktu ini juga diyakini sebagai waktu turunnya alquran.

Tidak ada yang mengetahui pasti waktu terjadinya Lailatul Qadar. Namun, sebagian besar ulama meyakini malam Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir Ramadan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عليه وسلَّمَ يَجْتَهِدُ فِي العَشْرِ الأَوَاخِرِ، مَا لَا يَجْتَهِدُ فِي غَيْرِهِ

"Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut". (HR. Muslim)

ADVERTISEMENT

Hadist ini menjelaskan soal Nabi Muhammad SAW yang semakin meningkatkan kualitas ibadahnya di malam hari terakhir Ramadan.

"Salah satu kemuliaan bulan suci Ramadan, ada satu malam yang disebut dengan Lailatul Qadar. Malam yang sangat menentukan, malam yang lebih baik daripada 1000 bulan dan di malam itulah Alquran juga diturunkan," kata Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof Muzakkir dalam program kultum Ramadan detikSumut, Selasa (10/3/2026).

Pada 10 malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti mengerjakan salat, membaca alquran, berzikir, itikaf dan berdoa. Selain itu, malam-malam terakhir Ramadan juga bisa diisi dengan merenungi hakikat diri.

"Kita melakukan itikaf, bermuhasabah, perenungan-perenungan, siapa kita sesungguhnya? kita sedang ada di mana? dan kita bakal ke mana? apa yang sudah kita lakukan di masa lalu? apa persiapan kita menghadapi hari akhirat? bukankah ada yang paling dekat dengan kita? itulah kematian yang datang kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja. Mari kita manfaatkan di malam 10 akhir Ramadan itu untuk mengenal kembali identitas dan jati diri kita," jelasnya.

Tak hanya itu, momen 10 malam terakhir Ramadan juga bisa dimanafaatkan untuk melakukan taubatan nasuha hingga membangun nilai-nilai kemanusiaan.

"Semua kita punya dosa, tapi Allah sangat mencintai hamba-hambanya yang berdosa dan mereka mau bertaubat, menangis dan bersimpuh di hadapan Allah SWT. Malam Lailatul Qadar jadikan momentum menemukan kembali nilai-nilai cinta kemanusiaan, cinta terhadap makhluk yang Allah ciptakan di bumi ini. Pencinta lingkungan dan sesama manusia, bahkan pada puncaknya, kita membangun rasa cinta sejati kita hanya kepada Allah SWT," sebutnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Ini Bacaan Niat Puasa Selama 1 Bulan Penuh Ramadan"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads