Dituduh Palak Pengendara, Pria di Palembang Dikeroyok hingga Tangan Patah

Sumatera Selatan

Dituduh Palak Pengendara, Pria di Palembang Dikeroyok hingga Tangan Patah

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Rabu, 14 Okt 2026 22:30 WIB
Korban Ramadiansyah saat melapor ke Polrestabes Palembang.
Korban Ramadiansyah saat melapor ke Polrestabes Palembang. (Foto: Welly Jasrial Tanjung)
Palembang -

Seorang pria bernama A Ramadiansyah Dwinanda (34) melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya di area parkir Ramayana, kawasan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Sumatera Selatan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di kepala dan patah tulang tangan kanan.

Ramadiansyah mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian tersebut pada Rabu (14/10/2026).

Kepada petugas, korban yang tinggal di kawasan Sialang Sako, Palembang, mengaku peristiwa itu terjadi pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, dia sedang bertugas menjaga parkir di kawasan Ramayana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah orang mengejarnya sebelum akhirnya terjadi dugaan pengeroyokan. Dia menduga kejadian tersebut berkaitan dengan tuduhan bahwa dirinya melakukan pemalakan terhadap kendaraan.

Korban membantah tuduhan tersebut. Dia mengaku justru dipukuli oleh terlapor bersama sejumlah orang lainnya agar mengakui perbuatan yang dituduhkan kepadanya.

ADVERTISEMENT

"Saya dipukuli oleh terlapor dan kawan-kawannya, agar saya dipaksa mengakui tuduhan pemalakan tersebut. Padahal saya tidak pernah melakukannya," katanya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka, mulai dari lebam di wajah, luka di kepala yang membutuhkan jahitan, hingga patah tulang pada tangan kanan.

Sementara itu, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang Ipda Eko Denny membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pengeroyokan tersebut.

"Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.



(rep/rep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads