Polisi Amankan Provokator-2 Sajam di Demo Berujung Pengeroyokan di Palembang

Sumatera Selatan

Polisi Amankan Provokator-2 Sajam di Demo Berujung Pengeroyokan di Palembang

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Rabu, 14 Okt 2026 12:40 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana saat memberikan penjelasan kericuhan di depan Polda Sumsel.
Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana saat memberikan penjelasan kericuhan di depan Polda Sumsel. (Foto: Rio Roma Dhoni)
Palembang -

Polisi berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai provokator dalam aksi demo yang berujung ricuh di depan Mapolda Sumsel. Akibat dari kericuhan tersebut 6 orang menjadi korban penganiayaan, termasuk 2 wartawan.

Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana mengatakan pihaknya mengamankan satu orang bernama Riski Kurniawan, yang diduga sebagai provokator dalam kericuhan tersebut.

"Kami berhasil mengamankan satu orang masyarakat yang diduga sebagai provokator. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Ditreskrimum Polda Sumsel," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, petugas juga mengamankan dua bilah senjata tajam di lokasi kejadian. Lanjut Rony, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat serta memburu para pelaku penganiayaan.

ADVERTISEMENT

"Saat diamankan, kami juga mengamankan satu bilah pisau bergagang hijau serta satu senjata tajam panjang bergagang pipa. Ini menjadi keprihatinan kita bersama, serta ini menjadi bahan evaluasi kami Polda Sumsel untuk ke depannya memberikan pengamanan yang lebih baik lagi kepada warga," ujarnya.

Ia menjelaskan akibat dari kericuhan tersebut 6 orang menjadi korban penganiayaan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka yang dialami.

"Korban ada 6 orang, 2 wartawan, 3 mahasiswa dan 1 anggota polisi," ujarnya.

Sebelumnya, dua wartawan menjadi korban penganiayaan saat melakukan peliputan di depan Mapolda Sumsel. Adapun kedua wartawan tersebut yakni Rachmat Kurniawan wartawan media online dan Mulyadi wartawan televisi media lokal. Saat itu keduanya sedang melakukan peliputan aksi demo di depan Mapolda Sumsel pada Selasa (13/10/2026) siang.

"Ke depan kita akan melakukan evaluasi, investigasi secara menyeluruh, kita akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara saintifik untuk mencari para pelaku dan untuk mempertanggungjawabkan peristiwa yang sudah terjadi," ungkapnya.



(rep/rep)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads