Pelaku penyiraman air keras ke mantan pacar di Palembang, Sumatera Selatan, berhasil ditangkap. Pelaku berinisial WB (28) tak terima diputus oleh WL (29). Dia ditangkap di wilayah Ogan Ilir.
Pelaku WB merupakan warga Desa Purun, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana mengatakan penangkapan pelaku setelah anggota Opsnal Satreskrim Polretabes Palembang pimpinan Iptu Popay melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban.
"Anggota melakukan penyelidikan usai menerima laporan korban pada Sabtu (26/9/2026). Petugas pun mengetahui keberadaan korban, pada Rabu (30/9/2026) pelaku yang bersembunyi di rumah keluarganya di Ogan Ilir, langsung kita tangkap tanpa perlawanan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di area parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Fatimah Az-Zahra, Palembang.
Saat itu, pelaku mendatangi korban yang baru pulang bekerja. Tiba-tiba pelaku dan korban cekcok mulut. Pelaku langsung mengeluarkan air keras yang dibawa dan menyiramkannya, sehingga mengenai tubuh bagian belakang, pipi kanan, dan telinga kiri.
"Setelah kejadian korban langsung dilarikan saksi ke rumah sakit. Sementara pelaku melarikan diri hingga tertangkap di Kabupaten Ogan Ilir," katanya.
Saat ini pelaku sudah diamankan di Polrestabes Palembang untuk proses hukum lebih lanjut. Untuk Motifnya diduga karena rasa cemburu dan kesal ditinggal, namun untuk sementara masih dalam proses pemeriksaan.
Sementara korban masih terus dipantau kesehatannya karena masih dirawat di rumah sakit.
"Akibat perbuatannya, WB dijerat dengan Pasal 466 Undang-undang No 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana penganiayaan berat atau anirat," jelasnya.
Sementara itu, pelaku WB mengakui perbuatannya. Ia menyiram air keras ke tubuh korban karena sakit hati ditinggal.oleh korban WL.
"Sakit hati Pak. Namanya juga berhubungan, pasti ada konfliknya. Air keras itu aku bawa dari dusun, saat bertemu di rumah sakit langsung aku siram yang mengenai kepala dan tubuh bagian belakangnya. Saya khilaf," ungkap WB.
