Pria di Lampung Utara Tusuk Temannya Pakai Pisau hingga Tewas

Lampung

Pria di Lampung Utara Tusuk Temannya Pakai Pisau hingga Tewas

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 07 Sep 2026 22:50 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi pembunuhan (Getty Images/ilbusca)
Lampung Utara -

Pria bernama Yusri (43), ditangkap polisi setelah membunuh temannya. Korban bernama Jauhari tewas ditusuk menggunakan pisau.

Pembunuhan ini terjadi di rumah korban di Desa Banjar Agung, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara pada Senin (7/9/2026) pukul 13.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan peristiwa itu terjadi saat Jauhari tengah berada di ruang tamu rumahnya sambil berbincang dengan seorang temannya. Tidak lama kemudian, pelaku datang ke rumah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah teman korban meninggalkan rumah, tersangka masuk ke dalam rumah korban, pelaku kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis pisau. Tusukan itu mengenai bagian dada korban," katanya.

Ivan menuturkan, Jauhari sempat dilarikan ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

ADVERTISEMENT

"Sempat dibawa ke rumah sakit, namun akibat luka itu, korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan,"sebutnya.

Atas peristiwa tersebut, polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku setelah ber kordinasi dengan keluarganya.

"Setelah mengetahui keberadaannya, tim kemudian menjemput Yusri di wilayah Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara untuk selanjutnya dibawa ke Mapolres Lampung Utara guna menjalani pemeriksaan," kata Ivan.

Dalam peristiwa ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sebilah pisau cap garpu bergagang kayu tanpa sarung yang ditemukan memiliki bercak darah.

Atas perbuatannya, Yusri diproses hukum dengan sangkaan pembunuhan berencana sebagaimana Pasal 459 subsider Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads