Tempat Penampungan BBM Ilegal di Batang Hari Terbakar, Pemilik Diselidiki

Jambi

Tempat Penampungan BBM Ilegal di Batang Hari Terbakar, Pemilik Diselidiki

Dimas Sanjaya - detikSumbagsel
Senin, 24 Agu 2026 16:20 WIB
Polisi melakukan olah TKP tempat penampungan BBM ilegal di Batang Hari, Jambi
Foto: Polisi melakukan olah TKP tempat penampungan BBM ilegal di Batang Hari, Jambi (Dok. Polres Batang Hari)
Jambi -

Kebakaran hebat terjadi di sebuah rumah tempat penampungan BBM ilegal di Kabupaten Batang Hari, Jambi. Pemilik gudang tengah diselidiki oleh polisi.

Kebakaran itu menghanguskan bak seller penampungan minyak yang berada di RT 29, Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, pada Minggu (23/8/2026).

Dalam video yang beredar, tampak asap hitam pekat membumbung tinggi saat kebakaran terjadi. Api dengan cepat membesar karena adanya material minyak yang mudah terbakar. Selain penampungan minyak, kawasan tersebut berada di dekat sumur-sumur minyak ilegal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji mengatakan membenarkan kejadian itu. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani Satreskrim Polres Batang Hari.

"Benar, telah terjadi kebakaran bak seller (tempat penampungan minyak) di RT. 29 Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, Minggu (23/8/2026) sekira pukul 12.00 WIB," kata Erlan, Senin (24/8/2026).

ADVERTISEMENT

Saat ini, api yang menghanguskan gudang penampungan minyak tersebut telah padam. Polisi telah melakukan olah TKP dan menemukan sisa-sisa bekas kebakaran berupa, satu unit pondok yang telah terbakar, empat buah tedmon yang telah terbakar, dan satu unit tangki penyimpanan minyak yang telah terbakar.

"Adapun BB (barang bukti) yang diamankan di TKP berupa, satu buah galon/jerigen bekas terbakar, satu lembar seng bekas terbakar, satu buah pipa paralon bekas terbakar," ujar Erlan.

Polisi memastikan tak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pemilik dan penyebab kebakaran tempat penampungan minyak tersebut.

"Masih proses penyelidikan (untuk pemilik gudang). Saat ini proses masih dalam penyelidikan dan akan dilakukan pendalaman terhadap penyebab terjadinya kebakaran pada bak seller atau tempat penampungan minyak tersebut," pungkasnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads