Malfino Marcel (28), pelaku yang menganiaya rekan kerjanya bernama Tegal Ilham Ramadhan karyawan pecel lele, Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap polisi. Saat ini pelaku sudah ditahan.
Penganiaya itu terjadi di rumah makan pecel Lele H Syam Jalan Jenderal A Yani, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II Palembang, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB,
Kapolsek SU II Kompol Dedi Rahmat Hidayat mengatakan saat itu pelaku mendekati korban yang sedang beberes. Pelaku datang untuk meminta maaf kepada korban. Namun, Tegar menolak dan langsung memukul pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada saat itu langsung terjadi perkelahian dan sejumlah pegawai yang lainnya langsung melerai," katanya, Sabtu (22/8/2026).
Ketika para saksi melerai, tiba-tiba korban langsung terjatuh dan tak sadarkan diri.
"Korban langsung dibawa ke RS Muhammadiyah namun sayangnya nyawa korban tidak tertolong karena diduga meninggal dunia saat diperjalanan menuju rumah sakit," ujarnya.
Antara korban dan pelaku ini sama-sama orang Lampung, dan mereka sudah bekerja di Pecel Lele H Syam sudah cukup lama. Selain itu pelaku disebut merupakan mantan atlet muai Thai.
"Pelaku ini memukul korban sebanyak empat kali di bagian belakang leher. Korban seketika ambruk dan tak sadarkan diri," ujarnya.
Kata Dedi, penganiayaan yang berujung korban Tegar meninggal dunia, disebabkan karena adanya selisih paham antara keduanya.
"Ada selisih paham antara pelaku dan korban. Perselisihan tersebut sudah lama terjadi. Korban tidak suka ditegur pelaku," ungkapnya.
Sementara itu, pelaku Malfino warga Rejo Asri 8,Lampung Tengah, Lempung mengatakan antara korban dan dirinya ada selisih paham. Korban tersinggung dengan perkataan pelaku saat disuruh bekerja namun tidak sesuai dengan SOPnya.
"Sudah lama selisih pahamnya. Saya bilang kamu kerjanya jangan kayak gitu. Nah, dia marah tersinggung. Saya sudah coba minta maaf namun dia (korban) tidak mau memaafkan," katanya.
Pelaku menuturkan, sebelum kejadian ia datang menemui korban untuk minta maaf yang ketiga kalinya.
"Saya bilang saya minta maaf, jangan dendam kita sama-sama perantau. Dijawab korban aku nggak suka cara kamu, terus aku langsung ditampar," ujarnya.
Pelaku yang emosi lalu membalas memukul korban hingga beberapa kali dan membuat Tegar tak sadarkan diri.
