Polda Babel dan Satlap Tri Cakti Temukan 1,6 Ton Timah di Belitung

Bangka Belitung

Polda Babel dan Satlap Tri Cakti Temukan 1,6 Ton Timah di Belitung

Deni Wahyono - detikSumbagsel
Senin, 17 Agu 2026 11:01 WIB
Polisi mengamankan pasir timah
Polisi mengamankan pasir timah (Istimewa/Polda Babel)
Pangkalpinang -

Tim gabungan Polda Bangka Belitung (Babel) kembali menggagalkan penyelundupan timah di wilayah Kabupaten Belitung. Kabarnya, pasir timah seberat 1,6 ton itu ditemukan tak bertuan di Kecamatan Tanjung Pandan.

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Babel AKBP M. Iqbal Surbakti membenarkan kabar tersebut. Kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan soal kepemilikan pasir timah yang ditemukan tersebut.

"Iya benar, kita bersama Tim gabungan dari Polda, Satkreskrim Polres Belitung dan rekan-rekan dari Satlap Tricakti beberapa waktu lalu menemukan tumpukan pasir timah di Dusun Kelekak Usang, Desa Perawas, Belitung," tegas Iqbal kepada detikSumbagsel, Senin (17/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iqbal menegaskan temuan pasir timah ini ditemukan setelah pihak mendapat laporan dari tim Satlap Tricakti soal adanya dugaan aktivitas penyelundupan pasir timah. Tim gabungan Polda bergerak menuju lokasi dan berhasil menemukan pasir timah tak bertuan itu.

ADVERTISEMENT

"Setelah dilakukan penyisiran, kita berhasil temukan tumpukan pasir timah dilokasi yang dimaksud. Total ada 56 Karung pasir timah yang disamarkan dalam karung beras 20 kilogram berwarna hijau," tegasnya kembali.

"Selanjutnya, dilakukan penimbangan dan didapatkan berat pasir timah di dalam karung masing-masing 30 kilogram. Jadi kurang lebih total keseluruhan 1,6 ton," timpalnya.

Polisi langsung membawa timah tak bertuan itu ke Polres Belitung, Polda Bangka Belitung (Babel). Untuk pemiliknya masih di buru tim gabungan Polda Babel.

"Untuk barang bukti kita bawa ke Mapolres. Saat ini kita masih melakukan penelusuran mencari siapa pemilik dari pasir timah tersebut," tutupnya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads