Sekretaris Daerah (Sekda) OKU Alva Elan melepas 53 anggota Kwarcab Pramuka OKU untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Dia meminta kontingen menjaga sikap dan membawa nama baik OKU selama kegiatan berlangsung.
"Jaga nama baik OKU, jaga kesehatan, tetap semangat dan jaga kekompakan," ujarnya saat pelepasan di rumah dinas Bupati OKU, Selasa (11/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga berharap kontingen OKU dapat mengikuti seluruh rangkaian Jamnas XII dengan tertib dan membawa pengalaman positif untuk dikembangkan ke daerah.
Menurutnya, Jamnas merupakan kesempatan bagi para peserta untuk belajar sekaligus menikmati berbagai kegiatan bersama anggota Pramuka dari seluruh Indonesia.
"Silakan bergembira dan ikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas XII di Cibubur. Kalian adalah putra-putri terbaik OKU yang terpilih melalui proses seleksi," ujar Alva.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka OKU Priyanto Darmadi mengatakan kontingennya terdiri dari empat regu dengan total 53 orang. Mereka terdiri dari 32 peserta, dua pimpinan kontingen, empat pembina pendamping, dua PIC, dan 13 anggota pendukung.
"Peserta merupakan hasil seleksi secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, jambore cabang hingga daerah tingkat provinsi," katanya.
Priyanto mengungkapkan Jamnas XII dijadwalkan berlangsung pada 14-21 Agustus 2026. Namun, sejumlah kegiatan pendahuluan telah dimulai sejak 12 Agustus.
"Selama mengikuti Jamnas, kontingen OKU akan ambil bagian dalam berbagai kegiatan. Di antaranya seni budaya, pengembangan keterampilan, kegiatan petualangan seperti penjelajahan dan halang rintang, hingga kegiatan sosial," ungkapnya.
Jamnas menjadi agenda istimewa bagi anggota pramuka, karena digelar 5 tahun sekali. Selain menjadi ajang pertemuan pramuka dari berbagai daerah di Indonesia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembentukan karakter, kemandirian, dan persaudaraan.
Dia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas pengalaman, menjalin pertemanan dengan peserta dari daerah lain, serta meningkatkan kemandirian.
