Video memperlihatkan seorang pegawai minimarket di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh rekan kerjanya viral di media sosial. Diduga korban dikeroyok olah 10 orang.
Peristiwa itu terjadi di depan minimarket, Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dalam video tersebut, dugaan pengeroyokan itu akhirnya berakhir setelah dipisahkan oleh warga sekitar dan adik korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat Aiptu Erwinsyah membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan korban merupakan pegawai minimarket berinisial I, sedangkan terduga pelaku adalah kepala gudang di minimarket yang sama berinisial R.
"Hari ini dia melapor dan saat ini akan dilakukan pemeriksaan saksi terlebih dahulu untuk mengetahui apakah benar itu pengeroyokan atau bukan," katanya, Kamis (6/8/2026).
Dalam laporannya, korban menduga dirinya dikeroyok oleh sekitar 10 orang hingga mengalami luka memar. Meskipun begitu Erwin mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa para saksi untuk memastikan kronologi kejadian.
"Karena teman-teman mereka ada di lokasi kejadian waktu itu, hari ini akan dilakukan pemanggilan saksi," ungkapnya.
Baca juga: Diduga Dendam, Wanita di Palembang Dikeroyok |
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Erwin mengungkapkan insiden itu diduga dipicu cekcok antara korban dan terduga pelaku. Perselisihan itu diketahui telah berlangsung sekitar tiga hari sebelum akhirnya berujung perkelahian tersebut.
"Awalnya mereka bercanda, lama-lama saling menantang. Saat pulang kerja akhirnya diajak ribut. Perselisihan itu sudah terjadi sekitar tiga hari sebelumnya dan puncaknya terjadi malam tadi," jelasnya.
Erwin mengatakan korban mengaku sempat dipukul hingga diterjang dalam peristiwa tersebut.
"Korban mengalami luka memar akibat kejadian tersebut," ujarnya.
Meski laporan yang diterima menyebut dugaan pengeroyokan, polisi masih mendalami apakah kejadian itu benar merupakan pengeroyokan atau justru perkelahian satu lawan satu.
"Kalau di laporannya pengeroyokan. Namun kami harus memastikan dulu apakah ini benar pengeroyokan atau duel," ujarnya.
