Wanita muda di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial MR (20), mengaku menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh perempuan berinisial OC bersama sejumlah rekannya. Pengeroyokan itu terjadi diduga terlapor masih memiliki dendam dengan korban.
Peristiwa pengeroyokan yang dialami korban terjadi di depan Toko Arka Frozen Food, Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
MR mengatakan, sebelum penganiayaan terjadi dirinya bertemu dengan terlapor di lokasi kejadian. Pertemuan itu kemudian berujung adu mulut yang diduga dipicu persoalan lama di antara keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bertemu di lokasi. Diduga terlapor masih menyimpan dendam karena masalah lama, lalu terjadi cekcok," ujarnya, saat membuat laporan di SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (28/7/2026).
Setelah cekcok, sambungnya, terlapor bersama beberapa rekannya langsung menyerang. Korban mengaku dijambak dan dipukul secara bersama-sama.
"Saya dipukuli dan rambut saya dijambak oleh terlapor bersama teman-temannya," katanya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lecet pada hidung dan leher, luka lebam di lengan kanan, serta mengeluhkan nyeri di beberapa bagian tubuh.
"Saya berharap mereka bertanggung jawab atas perbuatannya," ujarnya.
Sementara itu, petugas piket SPKT Polrestabes Palembang Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan telah menerima laporan dugaan pengeroyokan tersebut.
"Laporan korban sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang," katanya.
