Jasad pria ditemukan di aliran parit kebu sawit Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Pada tubuh korban ditemukan luka lebam pada dada.
Jasad ditemukan di aliran parit kawasan perkebunan kelapa sawit, Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Muba, Sumatera Selatan, Minggu (2/8) pagi sekitar pada pukul 06.00 WIB.
Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, dia mengatakan jasad korban sudah dievakuasi dan diserahkan pihak keluarga.
"Benar, setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Keluang bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Muba langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan identifikasi terhadap korban, serta memasang garis polisi," katanya, Senin (3/8/2026).
Hutahaean mengungkapkan hasil identifikasi, korban diketahui seorang buruh harian lepas bernama Candra (32) warga Jalan SH Wardoyo, Kelurahan Tujuh Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang.
"Kita sudah menghubungi pihak keluarga untuk proses identifikasi lanjutan, dan jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga," ungkapnya.
Ada Luka Lebam di Dada
Dari hasil pemeriksaan atau visum luar, sambungnya, petugas menemukan luka lebam pada bagian dada korban yang diduga akibat benturan benda tumpul. Namun, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil penyelidikan.
"Dari hasil visum luar ditemukan adanya bekas lebam akibat benda tumpul pada bagian dada korban. Saat ini penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
Kata dia, warga sekitar maupun para pekerja di lokasi mengaku tidak mengenal korban. Polisi menduga jasad korban dibuang di kawasan perkebunan tersebut.
Meski demikian, dugaan itu masih didalami oleh polisi terkait penyebab kematian korban sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan atau aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia agar segera memberikan informasi kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan kasus.
Simak Video "Video Kuasa Hukum: ASN yang Tewas dalam Mobil di Juanda Tak Punya Konflik"
(csb/csb)