Pria di Jirak Jaya Muba Ditemukan Tewas Dimutilasi, Diduga Curi Sawit

Sumatera Selatan

Pria di Jirak Jaya Muba Ditemukan Tewas Dimutilasi, Diduga Curi Sawit

Irawan - detikSumbagsel
Selasa, 25 Agu 2026 19:00 WIB
Jasad pria ditemukan dalam kondisi termutilasi di Muba
Foto: Jasad pria ditemukan dalam kondisi termutilasi di Muba (Dok. Istimewa)
Musi Banyuasin -

Seorang pria yang diduga terlibat pencurian buah sawit ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kawasan perkebunan sawit di belakang Kantor Kepala Desa Teran, D1 Mekar Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (25/8/2026). Korban ditemukan dalam kondisi tubuh terpisah antara badan dan kepala. Berdasarkan video dan foto yang diterima detikSumbagsel, korban terlihat tergeletak di bawah pohon sawit. Korban mengenakan jaket berwarna merah muda, celana hitam, serta sepatu boot.

Sementara itu, bagian kepala korban ditemukan tak jauh dari lokasi tubuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Muba AKP S. Hutahaean membenarkan adanya informasi mengenai penemuan korban dengan kondisi tersebut. Saat ini, personel Polsek Jirak Jaya tengah menuju lokasi untuk memastikan kejadian.

"Dalam informasi awal yang kami terima benar kejadian itu, diduga korban yang dimutilasi itu adalah pelaku pencurian sawit," kata S. Hutahaean, Selasa (25/8/2026).

ADVERTISEMENT

Hutahaen mengatakan, peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa siang. Polisi masih melakukan pengecekan dan pendalaman di lokasi kejadian.

"Peristiwa itu terjadi pada Selasa (25/8) siang. Nanti kalau ada informasi lebih lanjut akan kami informasikan kembali," ujarnya.

Polisi masih memastikan identitas korban serta kronologi lengkap kejadian tersebut. Petugas juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads