Mayat Mr X Mengapung di Parit Primer Muba, Polisi Selidiki

Sumatera Selatan

Mayat Mr X Mengapung di Parit Primer Muba, Polisi Selidiki

Irawan - detikSumbagsel
Senin, 06 Jul 2026 13:30 WIB
Penemuan mayat tanpa identitas di Muba
Foto: Penemuan mayat tanpa identitas di Muba (Dok. Istimewa)
Musi Banyuasin -

Warga Desa Bandar Tenggulang (SP 2), Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di aliran Parit Primer, Senin (6/7) pagi.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah menerima laporan, personel Polsek Babat Supat bersama Unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, dan mengevakuasi jasad korban.

Kapolsek Babat Supat Iptu Agum Marenra mengatakan, identitas korban hingga kini masih belum diketahui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Babat Supat langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi guna melakukan proses identifikasi terhadap korban," katanya kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

ADVERTISEMENT

Agum mengungkapkan korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri berambut pendek, tidak mengenakan baju, dan memakai celana jeans panjang berwarna krem keabu-abuan.

"Penemuan mayat bermula saat A. Rafik (46), seorang petani warga Dusun III Desa Bandar Tenggulang, melintas menggunakan ketek menuju kawasan Karang Agung. Dari kejauhan, ia melihat benda mengapung di pintu masuk Parit Primer," ungkapnya.

"Karena merasa curiga, Rafik terus mendekati lokasi. Tak lama kemudian, dua warga lain, yakni Aditya (24) dan Adi (30), yang juga melintas menggunakan ketek menuju kebun sawit, memastikan benda tersebut merupakan sesosok mayat laki-laki," sambungnya.

Ketiga saksi kemudian melaporkan temuan itu kepada pemerintah desa dan Polsek Babat Supat.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal sebelum mengevakuasi jenazah ke RSUD Sungai Lilin. Korban selanjutnya menjalani visum dan proses identifikasi untuk mengetahui identitas maupun penyebab kematiannya.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Identitas korban maupun penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan," tutup Agum.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Babat Supat atau Polres Musi Banyuasin guna membantu proses identifikasi korban.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads