Pria Paruh Baya di Muba Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki

Sumatera Selatan

Pria Paruh Baya di Muba Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Polisi Selidiki

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Kamis, 04 Jun 2026 09:33 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi pembunuhan (Getty Images/ilbusca)
Musi Banyuasin -

Pria berinisial RO (46), warga Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, ditemukan tewas bersimbah darah di area kebun karet. Dia tewas diduga dibunuh karena memiliki luka bacok di sekitar tubuhnya.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak beraktivitas pada Rabu (3/6/2026) pukul 03.30 WIB.

Mengetahui adanya mayat di lokasi, warga langsung melaporkan temuan tersebut kepada masyarakat sekitar dan pihak kepolisian. Tak lama berselang, petugas datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasi Humas Polres Muba AKP Hutahaean membenarkan kejadian tersebut dia mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi mengalami sejumlah luka bacok di bagian kepala.

"Benar korban, ditemukan warga dalam kondisi meninggal penuh luka bacok diduga korban pembunuhan, tim yang mendapat informasi langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban," katanya kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengalami luka bacok di kening sebelah kanan, bagian atas kepala, serta bagian belakang kepala.

"Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dari kejadian untuk perkembangan selanjutnya akan kami rilis kembali. Mohon doanya semoga kasus ini cepat terungkap," ungkap Hutahaean.

Usai jasad korban dievakuasi ke Puskesmas Mekar Jaya yang berada di Desa Sidorejo A6, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, selanjutnya jenazah diserahkan pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

"Jenazah sudah diserahkan pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman terhadap korban," tutupnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads