Polisi Buru Pelaku Penembakan Pegawai Tambang di Banyuasin

Sumatera Selatan

Polisi Buru Pelaku Penembakan Pegawai Tambang di Banyuasin

Irawan - detikSumbagsel
Selasa, 07 Jul 2026 19:20 WIB
Ilustrasi penembakan
Foto: Ilustrasi penembakan (Getty Images/iStockphoto/ugurhan)
Banyuasin -

Seorang pegawai perusahaan tambang di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mengalami luka berat di bagian kepala setelah diduga ditembak menggunakan senapan angin oleh orang tak dikenal. Saat ini, aparat kepolisian masih memburu pelaku sekaligus mengusut motif di balik aksi penembakan tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di area Tambang Serumpun PT BCM, Desa Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin.

Korban berinisial SB (34), yang bekerja sebagai operator alat berat, saat itu sedang beristirahat sambil makan malam di dalam kabin ekskavator. Ketika membuka pintu kabin, korban diduga langsung ditembak hingga proyektil mengenai bagian kiri kepalanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai kejadian, korban segera dievakuasi ke RSUD Banyuasin untuk mendapatkan perawatan intensif. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, proyektil peluru masih bersarang di dalam kepala korban dan direncanakan akan diangkat melalui tindakan operasi.

Kasi Humas Polres Banyuasin, Iptu Abu Bakar, mengatakan Satreskrim Polres Banyuasin bersama Polsek Rantau Bayur telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap pelaku.

ADVERTISEMENT

"Satreskrim bersama Polsek Rantau Bayur telah melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan olah TKP masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian," ujarnya kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Menurut Abu Bakar, polisi telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, mulai dari mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pihak perusahaan, memeriksa para saksi, memastikan korban mendapatkan penanganan medis, hingga meningkatkan patroli dan pengamanan di kawasan operasional PT BCM.

"Hingga kini, identitas pelaku masih belum diketahui. Kami memastikan proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku sekaligus memastikan situasi keamanan di kawasan tambang tetap kondusif," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Sandi Karisma mengatakan diduga sebelum kejadian adanya keributan antara pihak PT dan LSM.

"Kita masih melakukan rangkaian penyelidikan, sementara diduga ada kaitannya keributan antara pihak PT dan LSM, namun masih dugaan nanti kalau ada informasi pengembangan akan kami sampaikan lagi," tutupnya.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads