Kronologi Jukir di Palembang Dibacok Pedagang Sayur

Sumatera Selatan

Kronologi Jukir di Palembang Dibacok Pedagang Sayur

Nadiya - detikSumbagsel
Selasa, 21 Apr 2026 19:00 WIB
Polisi melakukan olah TKP pembacokan yang dialami jukir oleh pedagang sayur
Polisi melakukan olah TKP pembacokan yang dialami jukir oleh pedagang sayur (Foto: Istimewa/Polsek SU I)
Palembang -

Juru parkir (jukir) di Palembang, Sumatera Selatan, bernama Krisuspon (38), dibacok pedagang sayur berinisial JJ. Aksi pembacokan ini dipicu rasa tersinggung pelaku karena korban menolak membantu membungkus barang dagangannya.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, pada Selasa (21/4/2026) dini hari. Akibatnya, korban harus dilarikan ke RS BARI Palembang setelah menderita luka bacok di bagian punggung.

Kapolsek SU I Palembang Kompol Heri mengatakan pembacokan itu berawal pelaku meminta kepada korban untuk membungkus dagangannya di kawasan Pasar Induk Jakabaring, sehari sebelum kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, sambungnya, permintaan itu ditolak karena korban sedang mengatur parkir hingga berujung keributan. Cekcok bisa dilerai pedagang dan warga sekitar.

"Motifnya ketersinggungan, berawal dari perselisihan di antara korban dan pelaku sehari sebelumnya, namun keributan tersebut bisa dilerai oleh warga dan pedagang yang lain," kata Heri, Selasa (21/4/2026).

ADVERTISEMENT

Meski sempat dilerai warga, kata Heri, pelaku ternyata menyimpan dendam dan membuntuti korban yang sedang dalam perjalanan pulang menggunakan motor.

Pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor dan langsung menyerang korban dari belakang.

Pelaku lalu membacok punggung kiri korban satu kali. Korban sempat mengejar pelaku, tapi berhasil melarikan diri dan meminta bantuan warga

"Karena masih kesal, pelaku kemudian mengikuti korban, saat di TKP pelaku langsung membacok korban sebanyak satu kali dari belakang," ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk memburu pelaku yang melarikan diri.

"Pelaku masih dalam pengejaran anggota di lapangan, semoga secepatnya bisa diamankan," ungkapnya.


Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads