Kasus kematian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Serong, Kelas II B, Banyuasin, Sumatera Selatan, bernama Sandi (29) hingga kini masih belum terungkap. Sejauh ini, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 29 saksi.
Hasil eksumasi yang dilakukan RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang hingga kini belum keluar. Polres Banyuasin masih terus melakukan penyelidikan atas kasus kematian korban.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengungkapkan bahwa hasil eksumasi belum keluar. Pihaknya juga masih melakukan penyelidikan atas kasus kematian korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil eksumasi belum keluar, saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan atas kasus kematian korban Sandi," katanya, Senin (20/4/2026).
Menurut Risnan, kasus kematian korban Sandi belum ada titik terang. Meski begitu pihaknya sudah memeriksa 29 orang saksi terkait kematian korban ini.
"Sampai saat ini belum ada titik terang. Kami juga masih menunggu hasil eksumasi tersebut. Jadi masih samar terkait kematian korban ini," ungkapnya.
"Jika hasil eksumasi sudah keluar kami akan langsung merilis penyebab kematian korban Sandi," tambahnya.
Sebelumnya, Polres Banyuasin melakukan eksumasi terhadap korban Sandi yang dilakukan tim dokter RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang di TPU Al Jihad, Talang Betutu, Kecamatan Sukarami Palembang, Senin (30/3/2026).
Pembongkaran berlangsung selama dua jam yang disaksikan oleh penyidik Reskrim Polsek Talang Kelapa dan keluarga almarhum.
