Motif 2 Jukir di Kafe Lampung Aniaya Marbot: Kesal Ditegur Korban

Lampung

Motif 2 Jukir di Kafe Lampung Aniaya Marbot: Kesal Ditegur Korban

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Senin, 06 Apr 2026 08:31 WIB
Dua jukir di Lampung yang aniaya marbot masjid
Foto: Dua jukir di Lampung yang aniaya marbot masjid (Dok. Polresta Bandar Lampung)
Bandar Lampung -

Erick Estrada (39) dan Heri Erlangga (33) kakak beradik yang berprofesi sebagai juru parkir di Bandar Lampung ditangkap polisi usai aniaya kakek marbot masjid hingga pecah kepala. Motif penganiayaan ini karena kesal ditegur korban yang memarkirkan kendaraan di lingkungan masjid.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto menyampaikan korban menegur para pelaku yang memikirkan kendaraan pengunjung kafe ke lingkungan masjid.

"Mereka (pelaku) ini jukir di kafe, jadi kadang mereka ini memarkirkan kendaraan pengunjung kafe ke lingkungan masjid. Hal itu kemudian ditegur oleh korban sehingga akhirnya terjadi penganiayaan tersebut," katanya, Minggu (5/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gigih menambahkan peristiwa memarkirkan kendaraan pengunjung kafe yang dilakukan oleh kakak adik ini sudah sering dilakukan oleh keduanya.

"Dari keterangan korban bahwa sering dilakukan hingga akhirnya terjadi teguran tersebut yang berujung penganiayaan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Saat ini, kata Gigih, keduanya resmi ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Rutan Mapolresta Bandar Lampung.

"Sudah ditahan," tutupnya.

Sebelumnya, dua kakak beradik yang bekerja sebagai juru parkir di Cafe Daja Bandar Lampung ditangkap polisi. Keduanya melakukan penganiayaan terhadap seorang marbot masjid hingga alami pecah kepala.

Adapun identitas keduanya yakni Erick Estrada (39) dan Heri Erlangga (33). Sementara korban bernama Muhammad Mastur berusia 90 tahun. Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 pukul 21.30 WIB malam.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads