Harga Cabai dan Ayam Melonjak, Warga Palembang Pilih Kurangi Belanja

Sumatera Selatan

Harga Cabai dan Ayam Melonjak, Warga Palembang Pilih Kurangi Belanja

Vinsca Hardyanti - detikSumbagsel
Senin, 19 Okt 2026 13:30 WIB
Pedagang ayam sedang melayani pembeli di Pasar Padang Selasa Palembang
Foto: Pedagang ayam sedang melayani pembeli di Pasar Padang Selasa Palembang (Vinscha)
Palembang -

Harga sejumlah bahan pangan di Pasar Padang Selasa, Palembang, mengalami kenaikan pada Senin (19/10/2026). Kenaikan terjadi pada cabai merah dan daging ayam, sementara harga bawang merah, bawang putih, dan telur masih stabil. Kondisi ini membuat sebagian warga mengurangi jumlah belanja untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga.

Seorang pedagang sembako, Ratna (50) mengatakan harga bawang merah dan bawang putih masih Rp45.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah mencapai Rp85.000 per kilogram atau Rp9.000 per ons. Harga telur biasa berada di angka Rp24.000 per kilogram dan telur omega Rp25.000 per kilogram.

"Untuk harga bawang merah satu kilonya Rp45.000, bawang putih Rp45.000, masih stabil. Untuk cabai merah ini naik, satu onsnya Rp9.000, satu kilo Rp85.000," ujar Ratna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menduga kenaikan cabai dipengaruhi cuaca kemarau yang berpotensi menyebabkan gagal panen.

Menurutnya, daya beli masyarakat masih relatif stabil karena bahan pangan tersebut merupakan kebutuhan sehari-hari. Namun, kenaikan harga tetap menjadi perhatian bagi pembeli yang harus mengatur pengeluaran agar kebutuhan rumah tangga terpenuhi.

ADVERTISEMENT

Kenaikan juga terjadi pada harga ayam potong. Radi (47), pedagang ayam, menyebut harga ayam saat ini mencapai Rp38.000 per kilogram, naik dari pekan sebelumnya yang sebesar Rp35.000. Ia menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) memengaruhi kebutuhan bahan pangan dan kondisi harga di pasaran.

"Kalau pas ayam turun, semua pada beli ayam karena sehari-hari konsumsi ayam. Tapi kalau lagi naik begini, mereka beli cuma sedikit, bahkan kadang tidak beli. Karena ada MBG ini juga ayam ikutan naik," kata Radi.

Dampak kenaikan harga sembako juga dirasakan Dewi (35), salah seorang pembeli. Ia mengaku kini hanya membeli cabai sekitar satu ons untuk beberapa kali memasak, padahal sebelumnya biasa membeli setengah kilogram. Ia juga mengurangi pembelian ayam dari satu kilogram menjadi setengah kilogram ketika harganya naik.

"Cabai lumayan mahal sekarang. Biasanya beli setengah, sekarang paling beli sedikit-sedikit, satu ons untuk berapa kali masak. Harapannya semoga harga bahan pokok kembali stabil, biar nggak perlu ngurangin jumlah beli," ujarnya.

Kondisi harga pangan di Pasar Padang Selasa menunjukkan bahwa kenaikan sejumlah bahan pangan memengaruhi pola belanja masyarakat. Meski harga beberapa kebutuhan masih stabil, pembeli berharap harga cabai dan ayam kembali terjangkau sehingga kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads