Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terus mengoptimalkan ketersediaan stok BBM di wilayah Belitung lewat penguatan distribusi menggunakan moda transportasi laut. Langkah ini untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Pengiriman BBM melalui jalur laut menjadi salah satu bagian penting dalam rantai pasok ke wilayah kepulauan. Dalam pelaksanaannya, proses pengiriman sangat bergantung pada berbagai kondisi operasional dan faktor pendukung lainnya. Karena itu, Pertamina terus melakukan pengaturan dan koordinasi agar setiap pasokan yang dapat dikirimkan dapat segera diterima dan disalurkan ke masyarakat.
Pada Sabtu (26/9), kapal Royal I Cargo telah sandar di Belitung dengan membawa muatan 1.000 KL Pertalite dan 320 KL Pertamax. Pasokan tersebut selanjutnya akan mendukung pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat di wilayah Belitung melalui penyaluran ke sejumlah SPBU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain melalui pengiriman kapal, Pertamina juga terus melakukan pengaturan dan pemantauan distribusi BBM dari Jobber menuju SPBU. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok di tingkat SPBU tetap terjaga dan distribusi berjalan sesuai kebutuhan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan bahwa optimalisasi distribusi melalui kapal merupakan bagian dari upaya Pertamina menjaga ketahanan stok BBM di wilayah Belitung.
"Pertamina terus mengoptimalkan rantai pasok BBM ke wilayah Belitung melalui pengiriman menggunakan kapal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok tetap tersedia dan distribusi kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik. Kami juga terus memantau pergerakan stok dan kebutuhan di lapangan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran penyaluran," ujar Rusminto kepada detikSumbagsel, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Rusminto, Pertamina juga memastikan proses distribusi BBM dari terminal menuju SPBU dilakukan secara terkoordinasi dengan memperhatikan aspek keselamatan dan ketepatan penyaluran.
"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar, mulai dari penerimaan BBM hingga penyaluran ke SPBU. Dengan optimalisasi stok dan pengaturan distribusi yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap kebutuhan energi masyarakat di Belitung dapat terus terpenuhi," tambahnya.
Masyarakat diimbau untuk melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pengisian secara berulang maupun berlebihan. Masyarakat juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan guna mendukung kelancaran pelayanan di SPBU.
